Raden Aria Wangsakara, Pangeran Sumedang Pendiri Tangerang yang Diceritakan dalam Babad Diponegoro

- Senin, 1 November 2021 | 12:14 WIB
Raden Aria Wangsakara. (suaramerdeka.com / dok)
Raden Aria Wangsakara. (suaramerdeka.com / dok)

Suaramerdeka.com - Menjelang peringatan Hari Pahlawan tahun 2021, Presiden RI Joko Widodo siap memberikan gelar kepada salah satu tokoh pejuang asal Banten yang bernama Raden Aria Wangsakara.

Raden Aria Wangsakara adalah salah satu pejuang yang mendirikan Kabupaten Tangerang.

Rumah peninggalan Raden Aria Wangsakara berada di Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Letak rumah dari Raden Aria Wangsakara sebenarnya tidak jauh dari makamnya.

Baca Juga: Ini Harapan Presiden Jokowi terhadap G20

Hingga saat ini, rumah tersebut masih berdiri kokoh dengan mempertahankan gaya akulturasi khas bangunan tradisional Sunda dan Banten.

R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa selaku Ketua Rabithah babad Kesultanan Banten beberapa waktu lalu menerangkan, sosok Raden Aria Wangsakara dikisahkan juga dalam Babad Diponegoro sebagai salah satu Pangeran Sumedang yang ikut membantu pasukan Mataram dalam menyerbu VOC di Batavia.

Data Babad Diponegoro yang mengisahkan perjuangan Raden Aria Wangsakara, sebagai salah satu Pangeran asal Sumedang kala itu terjadi sekitar tahun 1628 M.

R.Tb. M. Nurfadhil Tirtayasa yang juga merupakan Pemangku Adat di Balai Adat Keariaan Tangerang dan Lembaga Pemangku Adat Kesultanan Banten menerangkan kisah ini terdapat dalam Babad Diponegoro pada Pupuh XII Durma.

Baca Juga: Festival Virtual Pemuda Merah Putih, Cara Sekolah Nasima Semarakkan Sumpah Pemuda

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X