Ekonomi Belum Pulih, Dewan Tolak Kenaikan Tarif Tol

- Rabu, 20 Januari 2021 | 01:07 WIB

SEMARANG - Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng, Hadi Santoso menolak kebijakan kenaikan tarif jalan tol.Saat ini menurut dia bukan waktu yang tepat untuk menaikkan tarif karena berpotensi menambah beban masyarakat.

Hadi menyampaikan kenaikan tarif tol itu terjadi sejulah ruas. Meliputi, Jakarta Outer Ring Road/JORR (E1, E2, E3,W2U dan PondokAren-BintaroVia- duct-Ulujami), Cikampek-Padalarang, Padalarang-Cileunyi, Semarang Seksi A,B,C, Palimanan-Kanci, Kanci-Pe- jagan,Pejagan-Pemalang,danSurabaya- Gempol yang sudah mulai berlaku pada Minggu 17 Januari 2021 pukul 00.00. Hadimenyampaikannya usai menerima keluhan dari para pengelola angkutan barang. Menurutnyakenaikantarifdisaatkondisi ekonomi masih belum pulih dan pande- mi belum tahu kapan berakhirnya ini sangat tidak tepat. ”Secara regulasi memang dimung- kinkan kenaikan tiap 2 tahun sekali, tapi Jasa Marga dan Kementerian PUPR ha- rusnya juga pakai hati dalam mengambil keputusan,” ungkapnya,Selasa (19/1). Dari 9 ruas itu, yang langsung berimbas pada masyarakat Jawa Te- ngah adalah ruas Pe- jagan-Pemalang dan ruas SemarangA,B,C. ”Untuk Pejagan Pema- langnaikRp2.500,GolIdari Rp 57.500 menjadi Rp 60.000, GolII dan III menja- di Rp 90.000, gol IV dan V menjadi Rp 120.000. Sedangkan untuk Semarang A,B, C naik Rp 500, masyarakat men- geluhkankenaikaniniterutamapengusa- ha jasa transportasi angkutan barang,” lanjutnya

Minta Dibatalkan

Dia mendesak agar kenaikan tarif tol ini dibatalkan atau minimal sampai kon- disi ekonomi benar-benar pulih. ”Kita semua sedang prihatin dan para pengusa- ha masih berusaha mempertahankan diri dimasa sulitini,batalkanatautunda sam- pai kondisi benar-benar pulih,” lanjut- nya.Politikus PKS ini menilai bahwa tujuan dari pembangunan tol ini salah satunya untuk efisiensi biaya transportasi baikmanusiamaupun barang. Namun, dengan kenaikan tarif tanpa melihat kondisi ekonomi tentu akan ber- tentangan dengan tujuan dibangunnya jalan tol. ”Karena iniinvestasijangkapanjang, semua sudah dihitung diawal dan masih ada cukup waktu sampai ekonomi mem- baik, sebaiknya pemerintah 'ngrogoh rosokemanungsan'dalammenaikantarif ini,” ujarnya.(H81-45)

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

LRT Kecelakaan di Cibubur, Diduga Human Error

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:52 WIB
X