Hari Pahlawan, Misteri Pembunuh Brigjen Mallaby

- Senin, 1 November 2021 | 09:33 WIB
Brigjen Mallaby. (foto: wikipedia)
Brigjen Mallaby. (foto: wikipedia)

suaramerdeka.com - Pada pertempuran di Surabaya tanggal 30 Oktober 1945 antara pejuang Indonesia melawan tentara sekutu memicu tewasnya Brigjen Mallaby.

Bahkan tragisnya, mobil yang ditumpangi Brigjen Mallaby dilempar granat hingga meledak dan jenazahnya tidak bisa dikenali.

Hingga kini masih misteri siapa pembunuh Brigjen Mallaby, sebab sesudahnya justru terjadi peristiwa heroik yang terjadi 10 November 1945.

Baca Juga: Pemerintah Terapkan Prinsip GRC Selama Pandemi, Tuntut Penyesuaian Fungsi

Karena usai tewasnya Brigjen Mallaby, maka Mayor Jenderal EC Mansergh mengeluarkan ultimatum ke pejuang Indonesia untuk menyerahkan senjatanya sampai 9 November 1945, karena jika tidak, maka Surabaya akan dibombardir.

Tentu saja pejuang Indonesia menolak hingga terjadi perang pada tanggal 10 November 1945.

Brigjen Mallaby adalah komandan Brigade 49 Divisi India yang memiliki kekuatan kurang lebih 6.000 pasukan dan merupakan bagian dari Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI).

Baca Juga: Empat Tokoh Ini Akan Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, Siapa Saja?

AFNEI adalah pasukan Sekutu yang dikirim ke Indonesia setelah selesainya Perang Dunia II.

Tugasnya untuk melucuti persenjataan  tentara Jepang, membebaskan tawanan perang Jepang, dan mengembalikan Indonesia kembali menjadi Hindia Belandakekuasaan Belanda di bawah administrasi NICA (Netherlands Indies Civil Administration).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X