Laka Truk Sampah dan Kontainer, Tiga Petugas Kebersihan DLH Meninggal Dunia

Nugroho
- Sabtu, 16 Januari 2021 | 18:57 WIB
(suaramerdeka.com/Ranin Agung)
(suaramerdeka.com/Ranin Agung)

BAWEN, suaramerdeka.com - Tiga orang petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta Bawen, Sabtu (16/1) sekira pukul 11.30 WIB. Kecelakaan tersebut melibatkan melibatkan truk pengangkut sampah H-8011-XC yang dikemudikan oleh Mafuri (45), warga Perum Bukit leyangan Damai RT 01 RW 10 Leyangan, Ungaran Timur Kabupaten Semarang dengan truk kontainer B-9136-ZF yang dikemudikan Irwansyah Saputra Sitohang (28) warga Pangkalan Lesung RT 01 RW 12, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kedua kendaraan tersebut, sama-sama melaju dari arah Bawen-Ungaran.

Akibat kejadian tersebut, tiga orang petugas kebersihan yang berada di truk pengakut sampah H-8011-XC meninggal dunia pascakendaraan yang mereka tumpangi ditabrak dari belakang oleh truk kontainer B-9136-ZF. Data yang dihimpun menyebutkan, korban meninggal dunia bernama Joko Sucipto (44) warga Lingkungan Trucuk RT 10 RW 05 Mandong, Ungaran Timur. Kemudian Sutejo (43) dan Jumingan (46) warga Lingkungan Sipete RT 02 RW 04 Kalongan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang, AKBP Ari Wibowo mengatakan, total korban ada tujuh orang. Tiga orang meninggal dunia, dan empat orang luka ringan.

“Seluruh korban kami bawa ke Rumah Sakit Ken Saras. Saat ini kami tengah menghimpun keterangan dari saksi selain mengamankan barang bukti kecelakaan,” katanya, didampingi Kasat Lantas Polres Semarang, AKP Muhammad Adiel Aristo.

Dari pantauan di lokasi, sopir truk pengangkut sampah mengalami luka ringan di bagian tangan dan kaki. Sedangkan sopir kontainer, luka patah kaki kanan, sobek dahi, dan sobek bibir atas.

Untuk membersihkan tumpahan sampah yang tercecer di badan jalan, warga bersama BPBD Kabupaten Semarang dibantu relawan langsung memindahkan sampah ke truk pengangkut cadangan yang dikirim DLH Kabupaten Semarang. Adapun ceceran oli dan solar di lokasi kejadian, dibersihkan dengan cara disemprot air oleh regu Damkar Kabupaten Semarang Pos Ungaran.

Ketika ditanya penyebab kecelakaan, AKBP Ari Wibowo menjawab hal itu belum bisa disampaikan. Perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan apakah rem truk yang menabrak mengalami gagal fungsi atau tidak.

“Sementara kami belum bisa ambil simpulan. Kami masih melakukan olah TKP, nanti akan didalami,” jelasnya.

Editor: Nugroho

Terkini

X