Diprediksi Terjadi Akhir Tahun, Apa itu La Nina?

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 10:31 WIB
La Nina. (foto pixabay)
La Nina. (foto pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com -  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena La Nina akan terjadi pada akhir 2021. Menurut BMKG, intensitas La Nina akan terjadi hingga Februari 2022 dengan intensitas lemah-sedang.

Adanya fenomena La Nina ini, BMKG pun mengimbau agar masyarakat mewaspadai terhadap dampak yang ditimbulkannya.

Lalu, apa sebenarnya La Nina itu? La Nina berasal dari bahasa Spanyol yang berarti anak perempuan.

Baca Juga: Kasus Pinjol di Bandung, Polisi Buru Founder Aplikasi Pinjaman Online

Dilansir laman BMKG, La Nina merupakan salah satu faktor yang menyebabkan meningkatnya curah hujan di Indonesia.

La Nina adalah fenomena alam di mana suhu muka laut di Samudera Pasifik bagian tengah turun hingga menjadi lebih dingin daripada biasanya.

La Nina terjadi apabila angin mengembus air hangat permukaan laut dari Amerika Selatan ke arah barat menuju Indonesia, sehingga air dingin naik ke permukaan.

Baca Juga: Tagar SulutMenangis yang Trending di Twitter, Ternyata Ini Peristiwanya

Proses penghangatan perairan Indonesia mendorong pembentukan awan yang berlebih sehingga meningkatkan curah hujan yang cukup signifikan.

La Nina terjadi secara berpola. La Nina sebelumnya berlangsung dari tahun 1998-2001, 2005-2006, 2007-2008, 2008-2009, 2010-2012, 2016, 2017-2018, serta 2020.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X