Saldo Dana Haji Capai Rp 143 Triliun, BPKH: Bukti Minat ke Tanah Suci Masih Tinggi

- Rabu, 13 Januari 2021 | 14:25 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Saldo dana haji dilaporkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) telah mencapai Rp 143,1 triliun di 2020, hal ini membuktikan bahwa minat masyarakat Indonesia untuk pergi ke tanah suci menunaikan ibadah haji masih tinggi meski di masa pandemi.

Angka saldo dana haji 2020 ini lebih tinggi ketimbang tahun 2019 yang mencapai Rp124,32 triliun. Sementara saldo dana haji 2020 sendiri melebihi target yaitu Rp139,5 triliun.

"Artinya, di tengah pandemi, umat masih memprioritaskan haji. Meski jumlahnya tidak sebanyak tahun-tahun sebelumnya," kata Kepala BPKH Anggito Abimanyu, Rabu (13/1).

Anggito mengakui, tahun ini adalah tahun yang cukup sulit karena adanya pandemi COVID-19. Namun pencapaian ini menurut Anggito menunjukkan bahwa BPKH berhasil membukukan peningkatan dana kelolaan.

"Alhamdulillah kami panjatkan kepada Allah SWT, di tengah situasi sulit akibat pandemi COVID-19 dan kontraksi ekonomi yang menerpa seluruh dunia termasuk Indonesia, BPKH bisa melakukan kelolaan dana haji yang diamanahkan dengan baik," ujar Anggito.

Jumlah pembatalan haji pada 2020 juga disebut tidak signifikan. Pada tahun lalu, BPKH hanya mengembalikan dana Rp882,03 miliar karena ada 35.103 orang yang membatalkan program haji reguler.

BPKH juga mengembalikan sekitar Rp155 miliar karena ada 2.610 orang yang membatalkan program haji khusus. BPKH menyimpulkan minat haji 2020 lalu masih tetap tinggi karena di tahun-tahun sebelumnya pembatalan bisa mencapai hingga 40 ribu orang.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

BPJS Kesehatan Jamin Kelahiran, Simak Selengkapnya

Senin, 5 Desember 2022 | 18:55 WIB
X