Kasus Naik Usai Libur Panjang, Mendesak 36 Ribu Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Red
- Senin, 11 Januari 2021 | 16:16 WIB
Istimewa
Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Jumlah tempat tidur untuk merawat pasien Covid-19 mendesak untuk segera ditambah. Salah satu penyebabnya karena adanya lonjakan pasien positif Covid-19 dampak banyaknya masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat libur panjang akhir 2020 lalu.

Baca Juga: Duh! Rumah Sakit Penuh Pasien Covid-19, Ini Solusi Menkes

Baca Juga: Rekor Baru! Pasien Positif Covid-19 Tembus 8.854, Jateng Urutan 3

Saat ini, total kasus aktif Covid-19 di Indonesia mencapai 120 ribu, padahal di November 2020 lalu kasus aktif Covid-19 di Indonesia sebesar 50 ribu.

Budi mengatakan jumlah tempat tidur yang dibutuhkan mencapai 36 ribu unit dari 15 ribu unit hingga akhir Januari 2021

“Sekarang butuh 36.000, yakni 30 persen dari 120.000. Jadi dalam satu bulan kita harus menambah jumlah tempat tidur untuk pasien Covid-19 dari 15.000 ke 36.000,” ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam telekonferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin.

Kemenkes, ujarnya, telah mengimbau kepada seluruh rumah sakit untuk menambah jumlah realokasi tempat tidur bagi pasien Covid-19. Budi menemukan masalah di lapangan karena banyak rumah sakit yang hanya mengalokasikan sedikit ruangan perawatannya bagi pasien Covid-19.

Baca Juga: Rumah Sakit Tambah Tempat Tidur Untuk Merawat Pasien Covid-19

Budi meminta para pimpinan rumah sakit untuk menambah kapasitas tempat tidur bagi pasien Covid-19.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X