Instruksikan Perbanyak 3T, Mendagri: untuk Kabupaten Didukung Anggaran Kemenkes

- Sabtu, 9 Januari 2021 | 21:35 WIB
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian instruksikan perbanyakan tracing, testing, dan treatment (3T), sementara untuk semua kabupaten didukung anggaran Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Usulan ini sudah pernah disampaikan ke Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Upaya ini sebagai tindak lanjut adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali.

"Testing ini kami sudah sampaikan kepada Pak Menkes sebaiknya semua kabupaten didukung dengan PCR, semua kabupaten seluruh Indonesia, 514, dukung PCR dengan anggaran dari Kemenkes," kata Tito dalam keterangan resminya, Sabtu (9/1).

Menurut Tito, dengan tes PCR ini risikonya angka positif akan meningkat. “Tapi kita dapat angka yang real. Dengan dapat angka yang real, kita dapat membuat kebijakan penanganan dengan lebih tepat," tambahnya.

Terkait tracing, mantan Kapolri ini juga mengusulkan adanya tim khusus yang bekerja untuk melakukan tracing dalam mencegah penularan Covid-19.

"Mengenai masalah tracing, tracing ini beberapa negara kami lihat mereka memiliki tim khusus, jadi tidak membebankan kepada petugas yang memiliki tugas yang lain, seperti tugas puskesmas, TNI/Polri. Itu hanya memberikan back up, tapi tim khusus yang dibuat khusus hanya untuk tracing," ujarnya.

Menurut Tito, tim khusus ini bahkan bisa menimbulkan tenaga kerja baru dari seperti lulusan SMA atau diploma. Mereka katanya bisa dilatih spesifik, dan setelah itu mereka diberikan bayaran ibaratnya gaji.

"Bahkan di beberapa negara diberikan insentif. Begitu mereka menemukan 10, menemukan 20 mereka mendapatkan insentif, tapi tentunya ada kriterianya Pak, ini tim tracing," kata Tito.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Immune Booster Disalurkan ke Korban Banjir Lebak

Minggu, 19 September 2021 | 11:16 WIB

Membiasakan Hidup Bersama Covid-19

Minggu, 19 September 2021 | 00:34 WIB

Pandemi dan Keseimbangan Hidup

Minggu, 19 September 2021 | 00:21 WIB
X