Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan, Aptrindo Jateng DIY Raih Penghargaan KNKT

- Selasa, 29 Desember 2020 | 11:37 WIB
Foto: suaramerdeka.com/dok
Foto: suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jateng DIY meraih penghargaan dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai asosiasi terbaik 2020 yang telah menjadi pelopor keselamatan dalam mengimplementasikan program keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan di Bali, baru-baru ini.

Ketua Aptrindo Jateng dan DIY, Chandra Budiwan mengatakan Aptrindo Jateng & DIY sangat fokus dan konsisten berkonsentrasi pada soal keselamatan.

"antara lain dengan penuh kesadaran kami telah memulai kampanye keselamatan sebagai upaya untuk meminimalisir jumlah korban saat terjadi kecelakaan tabrak belakang berupa pemasangan perisai belakang (rear underrun protector) bersama KNKT dan Kementerian Perhubungan yang sudah berlangsung di halaman Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Karangnanas Purwokerto, pada 18 Juli 2020 lalu", katanya, Selasa (29/12).

Baca Juga: Aptrindo Jateng DIY Sesalkan Rencana Pembatasan Operasional Truk

Chandra mengaku para pengusaha truk merasa sangat prihatin dengan semakin seringnya terjadi kasus kecelakaan tabrak belakang akhir-akhir ini. Bahkan rata-rata dalam sebulan terjadi kasus kecelakaan tabrak belakang sebanyak 36 kali hanya di ruas tol Cikampek-Palimanan saja.

"Saya selalu mengimbau kepada anggota, pentingnya memasang sticker pemantul cahaya yang sangat berguna untuk dijadikan patokan di malam hari bagi pengemudi yang sudah mengalami kelelahan mata. Juga agar semua anggota memasang rear underrun protector (RUP) yang berguna untuk meminimalisir jumlah korban saat terjadi kecelakaan. Biayanya tidak seberapa dibanding kerugian jika sampai terjadi korban jiwa dan truk terpaksa harus ditahan selama kasus belum tuntas," jelasnya.

Untuk meminimalisasi kecelakaan, Aptrindo Jateng dan DIY juga seringkali ikut serta menyumbangkan pendapat dalam diskusi dengan KNKT dan Litbang Perhubungan.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

WHO: Awas Lonjakan Mobilitas Warga

Jumat, 17 September 2021 | 14:18 WIB

Menyusuri Jejak Semarang hingga Belanda

Jumat, 17 September 2021 | 01:00 WIB
X