Fachrul Razi Optimitis, Sebut Gus Yaqut Energi Muda

- Kamis, 24 Desember 2020 | 10:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Mantan Menteri Agama Fachrul Razi optimitis dengan energi lebih muda Yaqut Cholil Qoumas mampu memimpin Kementerian Agama dengan lebih baik. "Saya percaya dengan pengalaman Bapak dengan energi yang masih muda, saya optimistis Bapak mampu memimpin Kementerian Agama dengan lebih baik," tutur Fachrul Razi kepada Gus Yaqut pada acara Serah Terima Jabatan Menteri Agama  di Kantor Kementerian Agama, Rabu (23/12).

"Dulu mula-mula saya berpikir masuk ke Kementerian Agama ini banyak kesulitan. Tetapi ternyata tidak. Kenapa tidak? karena dalam Kementerian Agama ini sudah ada tim yang sangat bagus, yang kita sebut Dream Team," katanya. Ke depan Dream Team ini dapat terus solid dan bekerja mendukung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Sementara, Menteri Agama Yaqut Cholil mengatakan agama harus menjadi inspirasi bukan aspirasi. "Kita tunjukkan kepada publik, saya katakan kemarin di Istana negara dan tadi juga saya sampaikan ke Bapak Presiden, melalui Kementerian Agama ini, saya ingin menjadikan agama sebagai inspirasi bukan aspirasi," ujar alumni Sosiologi Universitas Indonesia.

Baca juga:Fachrul Razi Optimis Gus Yaqut Akan Pimpin Kemenag Lebih Baik

Putra KH Cholil Bisri ini dilantik Presiden Jokowi sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi. “Yang keempat adalah Bapak Yaqut Cholil Qoumas. Dia adalah tokoh muslim, Ketua GP Ansor dan akan kita berikan tanggung jawab sebagai Menteri Agama,” kata Jokowi dalam keterangan pers di Istana Merdeka, pada Selasa (22/12).

"Agama sebagai inspirasi bukan sebagai aspirasi itu kalau di-breakdown akan luar biasa bagaimana kita ini harus saling menghormati antar sesama pemeluk agama, bagaimana harus saling menghormati yang berbeda keyakinan," kata Gus Yaqut yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR.

Gus Yaqut berjanji dalam tempo secepatnya akan segera mengumpulkan jajarannya guna mewujudkan cita-cita tersebut ke dalam program nyata. "Banyak hal yang bisa kita lakukan. Pada saatnya nanti secepat-cepatnya kita akan melakukan breakdown atas apa yang tadi saya sampaikan, sehingga Kementerian Agama ini benar-benar menjadi Kementerian semua agama. Dan agama ini harus menjadi inspirasi bukan aspirasi," katanya.

"Mari kita tingkatkan apa yang sudah menjadi peninggalan dan warisan dari Pak Fachrul Razi, yang saya dengar, saya amati, saya lihat sudah sangat luar biasa. Mari kita pertahankan, dan kita buat lebih baik lagi," ajak Gus Yaqut yang menegaskan komitmennya untuk menjadi menteri semua agama.

Menurutnya, tidak boleh ada perbedaan perlakuan dan diskriminasi bagi semua agama di Indonesia. Tidak boleh ada perbedaan, tidak boleh ada diskriminasi bagi semua agama di Indonesia. Menag ingin menjadikan agama sebagai inspirasi bukan aspirasi. Saling menghormati antarpemeluk dan antarmereka yang berbeda keyakinan.“ Saya tidak ingin dari Kemenag justru muncul cara-cara diskriminatif antara satu dengan lainnya,” katanya.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB

Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Dibentuk

Selasa, 21 September 2021 | 01:06 WIB

Bank Dunia Puji Vaksinasi Indonesia

Selasa, 21 September 2021 | 00:47 WIB

Apakah Uang bukan Sumber Kebahagiaan? Ini Alasannya

Senin, 20 September 2021 | 23:21 WIB

PKL Malioboro Terima Bansos Sembako

Senin, 20 September 2021 | 20:43 WIB
X