Rekomendasi KPAI : Wajib! Simulasi Pembelajaran Tatap Muka

- Rabu, 16 Desember 2020 | 10:12 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengungkapkan hasil pengawasan terhadap 49 sekolah tersebar di Indonesia selama enam bulan sebagai persiapan menjelang pembukaan kembali pembelajaran sekolah tatap muka menemukan data hanya 16,32 persen sekolah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dan 83,68 persen  belum siap.

Data itu dipaparkan KPAI dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) hasil pengawasan penyiapan buka sekolah tatap muka secara daring, baru-baru ini. Data itu mencakup pengawasan langsung terhadap 49 sekolah di 21 kabupaten/kota  pada delapan provinsi (NTB, Bengkulu, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DI Yogjakarta, Banten, dan DKI Jakarta).

Menindaklanjuti temuan itu Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti mengatakan pihaknya memberikan 11 rekomendasi. Pertama Pemerintah Pusat  dan pemerintah Daerah berfokus pada persiapan infrastruktur, protokol kesehatan/SOP, sosialisasi protokol/SOP, dan sinergi antara Dinas pendidikan dengan Dinas Kesehatan serta Satgas Covid-19 di daerah.  Jika sekolah belum mampu memenuhi infrastruktur dan protokol/SOP maka tunda dulu buka sekolah.

Kedua, Pemerintah Pusat dan Pemerintah  Daerah harus mulai mengarahkan politik anggaran ke pendidikan, terutama persiapan infrastruktur  buka sekolah demi mencegah sekolah menjadi klaster baru. Menyiapkan infrastruktur AKB di sekolah membutuhkan biaya besar. Jika daerah belum siap, maka tunda dulu buka sekolah.

Ketiga DPR dan DPRD mengarahkan dukungan penyiapan buka sekolah tatap muka melalui mekanisme APBN dan APBD   untuk  biaya tes swab bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sebelum memulai pembelajaran tatap muka di sekolah.  Tes swab untuk peserta didik dapat dilakukan secara acak (sampel), namun biayanya dibebankan pada APBD dan APBN tahun anggaran 2020/2021.

Baca juga: Simulasi Pembelajaran Tatap Muka Disiapkan

Keempat Kemdikbud dan KPPPA bersinergi dalam rangka penyiapan buka  sekolah  harus ditentukan oleh kesiapan semua pihak. Daerah siap, sekolah siap, guru siap, orang tua siap dan siswa siap, kalau salah satu tidak siap, maka tunda buka sekolah. Kelima Dinas-dinas Pendidikan memandu kepala sekolah agar memberikan panduan kepada para pengurus MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) berbagai mata pelajaran di tingkat sekolah untuk memilih materi-materi yang akan diberikan saat PTM dan PJJ, karena siswa akan masuk bergantian.

Keenam Pemerintah Daerah dan sekolah untuk tidak langsung pembelajaran tatap muka (PTM) dengan separuh jumlah siswa, tetap disarankan untuk memulai uji coba  PTM dengan sepertiga siswa, baik siswa SMA/SMK/SMP dimulai dari kelas paling atas , kalau peserta didik patuh pada protokol kesehatan/SOP, barulah menyelanggarakan simulasi untuk  siswa di kelas bawahnya.  Jangan memulai PTM tanpa uji coba terlebih dahulu.

Ketujuh dinas-dinas pendidikan dan dinas-dinas kesehatan di berbagai daerah untuk satu persepsi agar PAUD tidak dibuka dahulu pada Januari 2021. Anak sekolah PAUD untuk sementara disarankan untuk tidak masuk sekolah, mengingat masih tingginya angka penderita Covid-19, anak-anak masih sangat rentan terhadap virus dan cenderung sulit patuh pada protokol kesehatan, dikhawatirkan bagi pengajar akan kesulitan dalam melakukan pengawasan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X