Kompolnas soal Baku Tembak, Sebut Pengawal Habib Rizieq Aktif Serang Polisi

KMP
- Senin, 14 Desember 2020 | 15:16 WIB
Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Istimewa)
Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto (Istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Rekonstruksi baku tembak polisi dengan pengawal Habib Rizieq, yang digelar Senin (14/12), turut disaksikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

Diungkapkan, Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto, dari pengamatannya pengawal Habib Rizieq-lah yang lebih awal melepaskan tembakan ke polisi. Hal itu terlihat dari gelar rekonstruksi.

"Saya saksikan dari awal sampai akhir. Saya saksikan sendiri terjadi penyerangan yang aktif menyerang dari kelompok itu dari awal," kata Benny lewat keterangannya, Senin (14/12).

Baca Juga: Koordinasi dengan Polri, Kompolnas Turut Kawal Kasus Penembakan Enam Laskar FPI

Purnawirawan polisi tersebut menyebut, proses rekonstruksi ini digelar secara transparan dan berdasarkan fakta. Sebab itu, menurutnya, dengan adanya reka adegan ini masyarakat bisa mengetahui kejadian yang sebenarnya.

"Ini kiranya menjadi pemahaman bersama apa yang sesungguhnya terjadi. Nanti teman-teman (Polri) yang akan menyampaikan ini ke publik," ujar Benny.

Sebelumnya, Sekum FPI Munarman mempertanyakan konsistensi polisi setelah rekonstruksi dilakukan. Salah satunya soal frasa baku tembak di KM 50 tol Cikampek seperti yang selama ini disebutkan polisi.

Baca Juga: Sekretaris Umum FPI: Pemeriksaan Habib Rizieq Jangan Dijadikan Pengalihan Isu

"Kita pertanyakan kalau 4 orang yang masih hidup itu di atas mobil artinya kan itu sudah diakui sekarang ini sudah diakui bahwa yang 4 masih hidup, itu dulu poinnya. 4 Itu masih hidup dan berarti tidak terjadi tembak menembak, kemudian dibawa pakai mobil dan di dalam mobil dikatakan difitnah melakukan mencoba merampas senjata petugas," beber Munarman usai menjenguk Habib Rizieq di Mapolda Metro Jaya, Senin (14/12).

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X