CDC Sebut 50 Persen Penyebaran Covid-19 dari OTG

Red
- Sabtu, 12 Desember 2020 | 16:37 WIB
Istimewa
Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut penyebaran virus Corona terjadi justru  oleh orang yang terinfeksi Covid-19 yang tidak menujukkan gejala atau OTG. Karena itu, CDC mengingatkan pentingnya penggunaan masker, untuk menekan angka persebaran.

“CDC dan lembaga lain memperkirakan lebih dari 50 persen infeksi Covid-19 ditularkan dari orang yang tidak menunjukkan gejala. Ini berarti, setidaknya setengah dari infeksi baru berasal dari orang yang bahkan tidak menyadari mereka menularkan virus ke orang lain,” demikian disampaikan pihak CDC.

Berdasarkan laporan CDC, kebanyakan kasus Covid-19, gejala seperti batuk, demam, dan sesak napas baru muncul sekitar enam hari setelah terinfeksi. Selama rentang waktu itu, biasanaya orang akan secara tidak sadar mengidap virus dan menyebarkannya tanpa disengaja.

Baca Juga: Satgas Covid-19: OTG Adalah Pembunuh Potensial

Baca Juga: Siap-siap! PDP, ODP dan OTG yang Masih Kelayapan Akan Diciduk

Baca Juga: Lebih Berbahaya, 263 Warga Jateng OTG Covid-19

Baca Juga: Terminologi OTG Harus Diwaspadai

Berdasar laporan CDC tersebut, penyebaran virus oleh orang yang menderita Covid-19 dan bergejala hanya sekitar 41 persen. Selain itu puncak penularan terjadi lima hari seletah infeksi.

Berdasarkan fakta-fakta tersebut, rekomendasi yang ditunjukkan adalah memperketat penggunaan masker dalam upaya memperlambat penyebaran Covid-19. Masker kain sekalipun –tidak harus masker medis, bermafaat tidak hanya bagi yang menggunakan tapi juga orang lain. Penutup mulut mencegah orang yang terinfeksi untuk menybarkan virus dan menlindungi penggunanya dari droplet orang lain.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X