Tuan Rumah Presidensi G20, Airlangga: Indonesia Harus Mengambil Momentum untuk Mengatur Agenda

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dalam pidato pembukaan kuliah umum Golkar Institute. (suaramerdeka.com / dok Golkar)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dalam pidato pembukaan kuliah umum Golkar Institute. (suaramerdeka.com / dok Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Indonesia bisa mengambil momentum dari pandangan baik dunia internasional selama ini sebagai tuan rumah Presiden G20 yang prestisius.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menjelaskan dari pertemuan G20 pada tahun 2022, Indonesia sebagai tuan rumah memiliki peluang besar untuk mengatur agenda dan membujuk negara-negara lain tentang jalan terbaik ke depan di dunia pascapandemi.

"G20 adalah pertemuan terbesar dunia di antara pemimpin berpengaruh, yang akan menjadi pusat perhatian dunia," ujar Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dalam pidato pembukaan kuliah umum Golkar Institute yang disampaikan virtual Rabu, 27 Oktober 2021.

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) lebih jauh menyatakan bahwa suara Indonesia harus mewakili sekaligus menjadi suara kemanusiaan dan demokrasi.

Baca Juga: Pemkab Magelang Terima Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2020

"Kita harus tetap bersahabat, kita bukan mengejar ketakutan atau keangkuhan, tetapi untuk saling merangkul dalam semangat harapan dan kepentingan bersama," terang Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto menegaskan, dari keberhasilan penanganan pandemi Covid-19, pemulihan ekonomi, dan stabilitas politik, demokrasi Indonesia akan menjadi lebih kuat. Ekonomi nasional akan tumbuh lebih baik lagi.

"Kami telah menunjukkan kepada dunia bahwa kami telah berhasil melakukan banyak hal yang dianggap tidak mungkin di dunia yang sedang berkembang serta menumbuhkan bunga demokrasi dengan merangkul keberagaman, dengan memeluk Islam dan moderasi, dan dengan membiarkan kebebasan berkembang dengan tetap menjaga ketertiban dan kesopanan," ungkapnya.

Baca Juga: Pengelolaan Museum Masih Menghadapi Banyak Kendala, Perlu Dukungan Semua Pihak

Mengenai pertumbuhan ekonomi Indonesia, juga terlihat sangat menggembirakan dengan tumbuh lebih dari 7 persen pada kuartal kedua tahun ini, tingkat tertinggi pertumbuhan triwulanan dalam 16 tahun terakhir.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB
X