Kasus Kecurangan CPNS 2021 di Kabupaten Buol, Berawal Oknum yang Menginstal Software Remote Access

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Foto: dok. KemenpanRB
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Foto: dok. KemenpanRB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menpan RB, Tjahjo Kumolo geram mengetahui kasus kecurangan CPNS 2021 yang terjadi di Kabupaten Buol, baru-baru ini. Menurut Tjahjo Kumolo, kasus itu berawal ketika ada oknum yang menginstal software remote access bagi peserta SKD.

"Software ini dipasang atau diinstal oleh Kepala BKPSDM bersama dua orang lainnya pada malam hari, (menurut) hasil bukti rekaman CCTV dihapus, tapi bisa di-recovery oleh Tim BKN dan BSSN," kata Tjahjo, seperti yang dikutip dari situs menpan.go.id, Kamis, 28 Oktober 2021.

Ketika hari pelaksanaan SKD di lokasi, pengawas mulai menaruh curiga ketika komputer yang telah diinstal software tersebut mengalami blue screen.

Baca Juga: Transisi Energi Listrik: Dominasi Batu Bara Sebagai Pembangkit Jadi Tantangan

Bahkan peserta yang menempati komputer tersebut tidak mau dipindahkan ke komputer lain.

Selain itu posisi duduk di komputer ini sudah diatur sebelumnya oleh panitia lokal, terlihat dari hasil rekaman CCTV.

Kemudian saat audit trail yang ditemukan bukti bahwa peserta bersangkutan hanya menampilkan kurang lebih 30 soal dalam rata-rata tujuh detik.

Baca Juga: TNI dan PLN Perkuat Jalinan Kerja Sama, Upaya Jaga Pasokan Listrik Tetap Andal

Setelah bukti rekaman tersebut menampilkan soal dalam hitungan beberapa detik tersebut, peserta bersangkutan kemudian menjawab soal dalam hitungan delapan detik.

Hal ini sangat tidak mungkin terjadi karena rata-rata waktu bagi peserta minimal 50-54 detik.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Takbir Panik Warga Menggema

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:28 WIB
X