Cuti Bersama Dihapus, Puan: Ingat, Gelombang Covid Selalu Menghantui pada Musim Liburan

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Ketua DPR, Puan Maharani. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua DPR, Puan Maharani. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kebijakan pemerintah yang menghapus cuti bersama Natal 2021 sekaligus mengimbau masyarakat tidak pulang kampung, mendapat dukungan Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani.

Kebijakan penghapusan cuti bersama ini, kata Puan, penting untuk mengurangi potensi gelombang ketiga penularan Covid-19 di musim libur akhir tahun.

“Kalau tidak dihapus, cuti bersama 24 Desember 2021 yang jatuh hari Jumat, akan memicu mobilitas warga untuk menghabiskan long weekend dan libur panjang akhir tahun. Ini tentu sangat riskan di masa-masa pandemi Covid-19 yang belum berlalu seperti saat ini,” kata Puan Maharani dilansir dari laman resmi DPR.

“Ingat, gelombang baru Covid-19 memang selalu menghantui setiap ada musim liburan, karenanya kami mendukung penuh kebijakan pemerintah ini,” imbuh Puan.

Baca Juga: Pernyataan Mengejutkan Peter Gontha soal Garuda, Dianggap Mempersulit Pencairan PMN

Kebijakan penghapusan cuti bersama Natal 2021 ini, kata Puan Maharani, tidak bisa sepenuhnya mengurangi potensi mobilitas warga di akhir, karena tidak semua warga masyarakat terikat dengan ketentuan cuti bersama.

Oleh karenanya, kata mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) ini, perlu kesadaran bersama warga masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan (prokes) 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumuman dan mengurangi mobilitas).

Gelombang kedua Covid-19 pascalibur Lebaran 2021 yang lalu, paparnya harus menjadi pelajaran penting buat semua pihak.

Pasalnya, potensi gelombang baru Covid-19 harus selalu diwaspadai, sekalipun angka penularan terus melandai dan tingkat vaksinasi terus bertambah.

Baca Juga: KTT Ke-24 ASEAN, Presiden Joko Widodo Sampaikan 3 Hal untuk Fokus APT

“Kalau pascalibur Lebaran yang lalu kita kebobolan oleh gelombang kedua, itu mungkin karena memang kita belum punya bayangan ada gelombang baru Covid-19, ditambah masuknya varian baru (delta) dan vaksinasi masih minim. Nah, di musim Natal dan Tahun Baru ini, dengan kesadaran dan gotong royong bersama, kita tidak boleh kebobolan lagi,” tegas Puan.

Selain itu, Puan juga mengingatkan pemerintah daerah untuk tetap melakukan pengawasan pelaksanaan PPKM sesuai level di wilayah masing-masing, sambil terus menggenjot vaksinasi.

Pengawasan yang ketat oleh aparat pemerintah setempat diharapkan akan menertibkan semua pihak yang abai prokes dan aturan PPKM.

“Jangan sampai orang tidak pulang kampung tapi tetap berkerumun tanpa prokes di alun-alun daerah masing-masing. Ingat, jangan kendor selama pandemi belum selamanya pergi,” kata Puan.

Menurut politisi PDI-Perjuangan itu, kesadaran bersama seluruh pihak dan pengawasan aturan PPKM harus berjalan beriringan untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga Covid-19.

“Supaya kita semua bisa menyambut Tahun Baru 2022 tanpa gelombang penularan baru,” tegasnya.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banten, DKI Jakarta Diguncang Gempa Magnitudo 6,7 SR

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:53 WIB
X