Pernyataan Mengejutkan Peter Gontha soal Garuda, Dianggap Mempersulit Pencairan PMN

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:36 WIB
Peter Gontha
Peter Gontha

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sebuah pernyataan mengejutkan diungkapkan pengusaha yang juga komisaris Garuda Indonesia, Peter Gontha.

Pernyataan Peter Gontha itu diunggah bersamaan dengan Hari Penerbangan Nasional, Kamis 28 Oktober 2021.

"Pada tanggal 27 Desember 2920 yang lalu pada waktu saya tengah berlibur di Bali, saya dituduh memperlambat atau mempersulit pencairan uang PMN (penyertaan modal Negara) pada Garuda," tulis Peter Gontha melalui akun Instagramnya @petergontha.

Peter Gontha menuturkan, dirinya dipaksa menyetujui penarikan Rp 1 triljun dari 7 triljun yang dijanjikan.

Baca Juga: Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru Dihapus, Muhadjir Minta PeduliLindungi Dioptimalkan

"Saya akhirnya tanda tangan tetapi saya tahu itu sama dengan buang garam di laut," jelas Peter Gontha.

Sejak Februari 2020, Peter Gontha menuturkan, satu-satunya jalan adalah negosiasi dengan para lessor asing yang semena-mena memberi kredit pada Garuda Indonesia selama 2012-2016 yang juga dia tentang.

"Namun, direksi tidak ada yg mau mendengar, data jejak digitalnya ada pada saya," katanya.

Baca Juga: Potensi Besar, Suara Merdeka-Smicecomm Sepakat Majukan Ekonomi Kreatif Jateng

Dari situasi itulah, Peter Gontha merasa dimusuhi bahkan diminta berhenti bulan Februari 2021 karena dirasa tidak ada gunanya di Garuda Indonesia dan masih digaji terus dan dianggap selalu menghambat dan terlalu keras.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X