Potensi Bahaya di Perlintasan Sebidang Jangan Dianggap Enteng

- Senin, 30 November 2020 | 14:43 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sosialisasi potensi bahaya di perlintasan sebidang rel dan jalan raya terus diintensifkan seperti yang dilakukan jajaran PT KAI Daop 2 Bandung di JPL 169 Kiaracondong, Senin (30/11). Kecenderungan masih rendahnya perilaku berlalu lintas di perpotongan dua moda tersebut jadi alasan. 

"Dengan kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi pelintasan sebidang kereta api," jelas Deputy Executive Vice President PT KAI Daop 2, Soegito.

Dia menyebut bahwa kecelakaan masih kerap terjadi. Sejak Januari lalu, pihaknya mencatat telah terjadi 6 kecelakaan di pelintasan sebidang kereta api. Diingatkan, ketika kecelakaan di pelintasan sebidang terjadi, banyak dampak yang ditimbulkan. Bagi KAI, jelas itu menjadi persoalan.

Baca Juga: Libur Akhir Tahun, Daop 2 Siapkan 12 Perjalanan KA

"Tidak jarang perjalanan KA lain terhambat, kerusakan sarana atau prasarana perkeretaapian, hingga petugas KAI yang terluka akibat kecelakaan di pelintasan sebidang. Untuk itu, masyarakat diharapkan dapat lebih disiplin berlalu lintas, menyadari dan memahami juga fungsi pintu pelintasan," katanya.

Dijelaskan, perjalanan kereta api lebih diutamakan mengingat jika terjadi kecelakaan dampak dan kerugian yang ditimbulkan dapat lebih besar, sehingga pengguna jalan yang harus mendahulukan jalannya KA. Untuk itu, perlu disadari bahwa fungsi utama pelintasan tersebut adalah untuk mengamankan perjalanan KA merujuk pada UU Perkeretaapian Pasal 124.

Dalam kaitan itu, pihaknya mengingatkan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah, operator, dan juga pengguna jalan memiliki peran masing-masing yang sama pentingnya.

Baca Juga: Sambut Libur Akhir Tahun, KAI Longgarkan Rentang Pemesanan

Kegiatan sosialisasi yang dilakukan di lapangan itu di antaranya berupa membentangkan spanduk dan membagikan stiker berisi peraturan dan tata cara berkendara saat melewati perlintasan sebidang. Imbauan juga disampaikan melalui pengeras suara agar pengguna jalan selalu berhati-hati.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Jokowi Didesak Batalkan TWK

Sabtu, 18 September 2021 | 01:50 WIB

Hadapi Ledakan Mobilitas Penduduk

Sabtu, 18 September 2021 | 01:39 WIB

Polres Usulkan IPAL di Polokarto

Sabtu, 18 September 2021 | 01:28 WIB

Borobudur dan Prambanan Mulai Dibuka

Sabtu, 18 September 2021 | 01:20 WIB

Keluarga Minta Kasus Live Bunuh Diri Dibongkar

Jumat, 17 September 2021 | 21:57 WIB

WHO: Awas Lonjakan Mobilitas Warga

Jumat, 17 September 2021 | 14:18 WIB
X