Ini Profil Soegondo Djojopuspito, Ketua Kongres Sumpah Pemuda

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 17:40 WIB
Soegondo Djojopuspito/Foto Istimewa
Soegondo Djojopuspito/Foto Istimewa

Kongres Pemuda II 1928 yang berlangsung tanggal 27 hingga 28 okt 1928 di Jakarta menghasilkan Sumpah Pemuda 1928.

Para pemuda setuju dengan Trilogi: Satu Nusa, Satu Bangsa, dan Satu Bahasa Indonesia.

Perlu diketahui bahwa Trilogi ini lahir pada detik terakhir kongres, di mana Muhammad Yamin yang duduk di sebelah Soegondo menyodorkan secarik kertas kepada Soegondo seraya berbisik. Saya mempunyai rumusan resolusi yang lebih luwes.

Baca Juga: Gempa Swarm Masih Berpotensi Terjadi, Struktur Rumah Warga Perlu Penguatan Kualitas

Dalam secarik kertas tersebut tertulis 3 kata/trilogi: satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.

Selanjutnya Soegondo memberi paraf pada secarik kertas itu yang menyatakan setuju dan diikuti oleh anggota lainnya.

Pada masa kebangkitan nasional, beliau aktif sebagai guru dan masuk partai politik. Pada tanggal 11 Desember 1928, sama Mr. Sunario Sastrowardoyo mendirikan Perguruan Rakyat yang beralamat di Gang Kenari No.15 Salemba yang diangkat sebagai kepala sekolah.

Namun, pada tahun 1930 beliau diminta Ki Hajar Dewantara untuk menjadi guru di perguruan Tamansiswa Bandung. Pada tahun 1932, beliu diangkat menjadi kepala sekolah Perguruan Tamansiswa Bandung.

Baca Juga: Genesis Lanjutkan The Last Domino Tour hingga 2022, Termasuk Konser di O2 yang Tertunda

Tahun 1933, beliau menikah dengan Suwarsih Djojopuspito di Cibadak dan istrinya ikut membantu mengajar di Perguruan Taman Siswa Bandung .

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X