Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas, Diharap Dorong Peneliti Berinovasi

- Jumat, 20 November 2020 | 08:12 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Riset, Teknologi dan Inovasi Nasional (Kemenristek/BRIN) memberikan penghargaan Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020’ sebagai bentuk apresiasi pemerintah terhadap sumber daya manusia (SDM), ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), kekayaan intelektual, serta pengelolaan jurnal dan publikasi. Pemberian anugerah ini diharapkan dapat mendorong peneliti untuk terus melakukan riset dan inovasi untuk pembangunan Indonesia ke depan.

"Penghargaan ‘Anugerah Hak Kekayaan Intelektual Produktif dan Berkualitas 2020’ diberikan kepada mereka yang mendedikasikan sebagian waktu untuk menghasilkan hak kekayaan intelektual produktif, artikel ilmiah berkualitas tinggi, dan jurnal ilmiah Indonesia bereputasi internasional," ujar Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/ Kepala BRIN), Bambang PS Brodjonegoro.

Ia mengungkapkan penghargaan ini tidak hanya sekadar untuk memenuhi persyaratan administrasi kredit untuk naik pangkat tapi lebih mengedepankan kualitas dengan berhasil mempublikasikan karya ilmiahnya di jurnal yang bereputasi dan dengan sitasi yang tinggi.

Selain pemberian penghargaan, Kemenristek/BRIN melalui Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan memberikan bantuan pemerintah sebesar Rp 40 miliar kepada penerima anugerah dari 10 kategori yang telah melalui proses seleksi sebelumnya, dengan sejumlah kriteria termasuk dari segi jumlah publikasi, kualitas jurnal ilmiah dan jumlah sitasinya.

Untuk program bantuan pemerintah berupa HKI Produktif sebesar Rp 2.600.000.000 yang akan diberikan kepada 26 invensi atau paten, penghargaan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Kesehatan dan Obat sebesar Rp 30.000.000.000 yang akan diberikan kepada 600 artikel, penghargaan Artikel Ilmiah Berkualitas Tinggi Bidang Non Kesehatan dan Obat sebesar Rp 1.000.000.000 yang akan diberikan kepada 20 artikel.

Baca juga: Kemristek Dorong Kegiatan UGM untuk Mengembangkan Alat GeNose

Selanjutnya, bantuan pemerintah berupa Pemberian Penghargaan Penulis Produktif sebesar Rp 500.000.000  yang akan diberikan kepada 12 penulis, penghargaan Penulis Utama Produktif Bidang Sains dan Teknologi sebesar Rp 50.000.000 yang diberikan masing-masing kepada 3 orang penulis, penghargaan Penulis Utama Produktif Bidang Sosial dan Humaniora sebesar Rp 50.000.000 yang diberikan masing-masing kepada 3 orang penulis.

Penghargaan Penulis Kolaborator Internasional Produktif sebesar Rp 50.000.000 yang diberikan masing-masing kepada 3 penulis, penghargaan Penulis Sumber Daya Manusia Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lainnya yang Produktif sebesar Rp 16.600.000 yang diberikan masing-masing kepada 3 orang penulis, penghargaan Jurnal Indonesia Bereputasi Internasional paling besar Rp 69.925.000 yang diberikan masing-masing kepada 57 jurnal ilmiah, dan penghargaan Jurnal Indonesia Berkualitas Menuju Indeksasi Standar Internasional sebesar Rp 52.125.000,00 yang diberikan masing-masing kepada 40 jurnal ilmiah.

Di antara penerima penghargaan itu, ada Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Baltbangtan) yang menghasilkan empat paten, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang menghasilkan dua paten, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang menghasilkan dua paten.

Program ini dimulai dengan pembukaan penerimaan usulan tanggal 1 Oktober 2020 sampai dengan 30 Oktober 2020 dan dilanjutkan dengan tahapan seleksi administrasi, seleksi substansi, presentasi nominator, dan pembahasan lanjutan oleh panelis ahli.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X