Ini Ciri Khas Ejaan Van Ophuijsen yang Digunakan dalam Teks Sumpah Pemuda

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 14:16 WIB
Teks Asli Sumpah Pemuda/Foto isubogor-Pikiran Rakyat
Teks Asli Sumpah Pemuda/Foto isubogor-Pikiran Rakyat

SUARAMERDEKA.COM - Hari Sumpah pemuda jatuh pada tanggal 28 Oktober setiap tahunnya.

Hari Sumpah Pemuda ini terjadi pada tahun 1928. Sumpah pemuda ini bermula terjadi pada saat kongres pemuda kedua di Batavia atau sekarang disebut dengan Jakarta.

Dalam pertemuan kongres tersebut didapatkan beberapa inti yang salah satunya merupakan sebagai ikrar oleh pemuda pemudi Indonesia atas tanah air Indonesia, bangsa Indonesia dan bahasa Indonesia.

Baca Juga: Polemik Kementerian Agama Hadiah Negara untuk NU, Yaqut Cholil Qoumas: Kemenag Milik Semua

Atau ini sering disebut sebagai Sumpah Pemuda walaupun istilah sumpah pemuda ini tidak muncul pada hari itu juga.

Isi dari naskah asli Sumpah Pemuda tersebut adalah:

Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Dalam naskah asli atau orisinil teks sumpah pemuda tersebut terlihat berbeda dengan ejaan yang kita gunakan sehari-hari saat ini, ini dikarenakan masih menggunakan ejaan Van Ophuijsen.

Baca Juga: Bunga Telang Ternyata Punya Khasiat Luar Biasa, Seperti Apa?

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X