UU Masyarakat Adat Segera Direalisasikan, Lestari Moerdijat: Perlu Dukungan Semua Pihak

- Senin, 25 Oktober 2021 | 20:57 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat dianugerahi gelar adat dari Kedatuan Luwu oleh Yang Mulia Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu, 24 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat saat dianugerahi gelar adat dari Kedatuan Luwu oleh Yang Mulia Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu, 24 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Seringkali hak-hak masyarakat adat terabaikan di tengah proses pembangunan. Karena itu diperlukan undang-undang yang benar-benar menjamin terealisasinya hak-hak masyarakat adat di tanah air.

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan sejumlah undang- undang (UU) sebetulnya telah mengatur dan menjamin hak dari masyarakat adat.

Namun, seringkali hak masyarakat adat terabaikan dalam beberapa pelaksanaan pembangunan.

"Saat ini kami sedang terus berjuang untuk merealisasikan RUU Masyarakat Adat untuk menjadi undang-undang. Perlu dukungan semua pihak untuk mempercepat realisasi undang-undang tersebut," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat pada sambutannya saat dianugerahi gelar adat dari Kedatuan Luwu oleh Yang Mulia Sri Paduka Datu Luwu ke-40, Andi Maradang Mackulau Opu To Bau, di Istana Kedatuan Luwu, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Minggu, 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Matcha vs Greentea, Apa Bedanya?

Menurut Lestari, masyarakat adat dan para leluhur di tanah air ini ialah elemen penting yang turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Anggota Majelis Tinggi Partai Nasdem itu berharap, para anggota parlemen bisa mendorong percepatan pembahasan RUU Masyarakat Adat dan segera menjadi undang-undang.

Lestari menambahkan, demikian juga dengan peran pemerintah daerah agar meningkatkan konsistensi dalam memperhatikan hak-hak masyarakat adat di wilayahnya.

"Kami masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar masyarakat adat di Nusantara ini benar-benar bisa menerima hak-hak mereka sepenuhnya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X