Airlangga Minta Alumni Golkar Institute Ambil Peran Strategis Mengawal Ekonomi Global

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:39 WIB
Airlangga Hartarto hadir dalam Dialog Publik dengan tema “Signifikansi Indonesia Dalam Presidensi G20 Tahun 2022” (suaramerdeka.com/dok Golkar)
Airlangga Hartarto hadir dalam Dialog Publik dengan tema “Signifikansi Indonesia Dalam Presidensi G20 Tahun 2022” (suaramerdeka.com/dok Golkar)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto berharap lulusan pendidikan Golkar Institute turus serta mengambil peran strategis dan mengawal isu-isu ekonomi dunia.

Menurutnya dengan mengikuti pelatihan, lulusan Golkar Institute harus berani mengambil peran-peran strategis, seperti dengan terlibat aktif dalam memberikan rekomendasi perumusan kebijakan kepada para pemimpin negara-negara G20.

"Setelah beranjak dari pertemuan ini, Alumni Golkar Institute harus mulai memikirkan peran apa yang akan diambil dalam momentum Presidensi G20 ini. Akan banyak ruang-ruang partisipasi dan kolaborasi yang terbuka untuk dapat berperan dalam rangkaian kegiatan Forum G20 yang akan diselenggarakan di Indonesia," kata Airlangga pada Dialog Publik dengan tema “Signifikansi Indonesia Dalam Presidensi G20 Tahun 2022”.

Baca Juga: Lestari Moerdijat: Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Jangan Hanya Berhenti di Kampus

Dialog ini dalam rangka pembukaan Executive Education Program for Young Political Leader 4 (Program pendidikan bagi pemimpin muda), Golkar Institute Angkatan 4, di Kantor DPP Partai Golkar, Senin, 25 Oktober 2021.

Airlangga menilai pemuda sudah bukan lagi sebagai representatif kehadirannya, tetapi menjadi mainstream, aktor utama dalam aktivitas ekonomi di dunia.

Ketua Dewan Pengurus Golkar Institute, Ace Hasan Syadzily mengatakan bahwa diskusi publik dengan tema tentang Indonesia dalam Presidensi G20 tahun 2022 mendatang sangat relevan.

Menurutnya, tema ini juga sangat sesuai dengan visi misi Golkar Institute.

Baca Juga: Pesawat Kargo Smart Air Kecelakaan di Bandara Ilaga Papua, Pilot Meninggal Dunia

“Isu ini sangat penting karena anak-anak muda Golkar harus berwawasan global. Ini sebagaimana visi dan misi Golkar Institute”, ujar Ace.

Executive Education Program for Young Political Leader 4 ini diikuti sebanyak 40 orang. Selama 6 hari ke depan, para peserta akan mendapatkan materi-materi dari narasumber berreputasi nasional maupun internasional.

Latar belakang para peserta cukup beragam, mulai dari aktivis organisasi, civil society, akademisi, tenaga ahli/profesional hingga Anggota DPRD.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tagar Giring Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Kamis, 6 Januari 2022 | 22:28 WIB

Fokus di Kabinet, Airlangga Tak Akan Mundur

Sabtu, 1 Januari 2022 | 18:32 WIB

Hasto: PDIP Doakan Suksesnya Muktamar NU

Rabu, 22 Desember 2021 | 17:46 WIB

Hanura Jateng Targetkan Lolos Verifikasi Pemilu 2024

Rabu, 22 Desember 2021 | 17:32 WIB

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X