Naskah Asli Sumpah Pemuda Ternyata Diabadikan dengan Ejaan Ini

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:20 WIB
Teks Sumpah Pemuda/Foto:strategi.id
Teks Sumpah Pemuda/Foto:strategi.id



SUARAMERDEKA.COMSumpah Pemuda merupakan tonggak sejarah pegerakan kemerdekaan Indonesia.

Sumpah Pemuda terbentuk melalui keputusan Konggres Pemuda Kedua yang dilaksanakan pada 27-28 Oktober 1928.

Konggres Pemuda Kedua ini dilaksanakan di Batavia atau yang sekarang dikenal sebagai Jakarta.

Baca Juga: Bacaan Doa Sebelum Tidur dan Bangun Tidur, Lengkap dengan Terjemahannya

Sumpah Pemuda berisi ikrar yang mengkristalisasikan semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya NKRI, yaitu Tanah Air Indonesia, Bangsa Indonesia, dan Bahasa Indonesia.

Berikut bunyi Sumpah Pemuda menggunakan ejaan terbaru.

Sumpah Pemuda:

1. Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah satu, Tanah Air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

Untuk naskah asli Sumpah Pemuda, tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda.

Baca Juga: Picu Kematian, Ini Sederet Dampak Buruk Mengonsumsi Daging Anjing Bagi Kesehatan

Naskah orisinil itu diabadikan dengan ejaan Van Ophuijsen yang berbunyi:

1. Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
2. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
3. Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Van Ophuysen adalah ejaan yang digunakan pada masa itu untuk menulis kata berbahasa Melayu, menggunakan model yang bisa dimengerti oleh orang-orang Belanda.

Istilah Sumpah Pemuda sendiri diberikan setelah keputusan Konggres Pemuda Kedua selesai.

Sejak 1959, Hari Sumpah Pemuda ditetapkan setiap tanggal 28 Oktober sebagai hari nasional, namun bukan hari libur.

Hari Sumpah Pemuda ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.

(Mg10)***

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X