Naskah Asli Sumpah Pemuda Ternyata Diabadikan dengan Ejaan Ini

- Senin, 25 Oktober 2021 | 16:20 WIB
Teks Sumpah Pemuda/Foto:strategi.id
Teks Sumpah Pemuda/Foto:strategi.id

Baca Juga: Picu Kematian, Ini Sederet Dampak Buruk Mengonsumsi Daging Anjing Bagi Kesehatan

Naskah orisinil itu diabadikan dengan ejaan Van Ophuijsen yang berbunyi:

1. Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
2. Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
3. Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Van Ophuysen adalah ejaan yang digunakan pada masa itu untuk menulis kata berbahasa Melayu, menggunakan model yang bisa dimengerti oleh orang-orang Belanda.

Istilah Sumpah Pemuda sendiri diberikan setelah keputusan Konggres Pemuda Kedua selesai.

Sejak 1959, Hari Sumpah Pemuda ditetapkan setiap tanggal 28 Oktober sebagai hari nasional, namun bukan hari libur.

Hari Sumpah Pemuda ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.

(Mg10)***

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X