Oknum Satpol PP Siksa Anjing di Aceh, Aktivis Pencinta Satwa: Sangat Keterlaluan

- Senin, 25 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Tangkapan layar video viral yang beredar terkait aparat pemukul anjing demi Wisata Halal di Aceh. (Instagram @rosayeoh)
Tangkapan layar video viral yang beredar terkait aparat pemukul anjing demi Wisata Halal di Aceh. (Instagram @rosayeoh)

SINGKIL, suaramerdeka.com - Kisah Canon, seekor anjing yang tewas setelah ditangkap petugas Satpol PP di Aceh menuai kecaman dari aktivis pecinta satwa.

Canon adalah anjing jantan di salah satu resor di lokasi objek wisata di Pulau Panjang Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Singkil, Aceh, dan diketahui mati usai ditangkap dan dipindahkan petugas Satpol PP Aceh Singkil.

Pemindahan petugas Satpol PP kepada anjing itu terekam video, di mana salah satu petugas mengarahkan kayu dengan ujung bercabang ke arah anjing itu.

Pendiri Jakarta Animal Aid Network, Karin Franken mengkritik tindakan Satpol PP tersebut.

Baca Juga: Yoyok Sukawi Tanggapi Masalah Doping, Dorong Pemerintah Bangun Laboratorium

"Sangat keterlaluan melihat apa yang terjadi dan betul-betul seenaknya Satpol PP dan instansi lain yang terlibat, kalau sesuai SOP seharusnya nggak meninggal," ujar Karin, akhir pekan lalu.

Karin mengatakan lebih baik dibicarakan dulu dengan pemiliknya jika ada masalah yang mengharuskan anjing itu ditangkap.

Kemudian, bila sepakat untuk dibawa, transportasi dan kandang yang akan digunakan harus disesuaikan dengan ukuran anjingnya.

Karin menambahkan bahwa anjing yang dipindahkan itu anjing resor, sehingga bukan urusan Satpol PP.

Baca Juga: Gempa Swarm Sering Terjadi di Indonesia, 7 Daerah Ini Pernah Mengalaminya

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X