Anak Boleh Ikut, KAI Perkirakan Lalu Lintas Penumpang Naik Signifikan

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 12:00 WIB
Ilustrasi Kereta Api (KA) Bandara./suaramerdeka.com/Dok
Ilustrasi Kereta Api (KA) Bandara./suaramerdeka.com/Dok

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pencabutan larangan anak di bawah usia 12 tak boleh berpergian diyakini bakal meningkatan mobilitas masyarakat.

PT KAI memprediksi akan terjadi kenaikan cukup berarti dalam lalu lintas penumpang KA jarak jauh dan menengah.

"Kemungkinan bisa menambah 20 persenan," kata Corporate Deputy Director of Passanger Transport Marketing & Sales KAI, Raden Agus Dwinanto Budiadji saat dihubungi suaramerdeka akhir pekan lalu.

Baca Juga: Marak Peredaran Rokok Ilegal, Disporapar: Negara Kehilangan Pendapatan Barang Kena Cukai

Menurut dia, prakiraan itu di antaranya karena kembalinya pangsa andalan yang selama ini belum bisa terlayani karena penanganan pengendalian Covid-19.

Dengan kebijakan anak usia di bawah 12 tahun boleh naik KA lagi, membuat segmen keluarga yang jadi salah satu kekuatan angkutan jalur baja ini bisa kembali digarap.

"Untuk segmen keluarga ini diharapkan memang bisa menaikan tingkat okupansi penumpang."

"Sebelumnya, sosmed kita juga banyak mendapat pertanyaaan kapan bisa dibolehkan naik lagi," jelasnya.

Baca Juga: Korut Kekurangan Pasokan Makanan, Tetapi Meningkatkan Pengembangan Misilnya

Selain itu, kemungkinan kenaikan itu dipengaruhi pula kondisi positif yang dialami perseroan pasca peluncuran 5 KA prioritas yang mengunggulkan jarak tempuh lebih cepat akhir September lalu.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X