Kemenkes Temukan Pembayaran Insentif Dobel untuk Nakes, Kesalahan Penarikan Data di Aplikasi Jadi Penyebabnya

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 07:25 WIB
pembayaran insentif. (foto ilustrasi: pixabay) (Pixabay/Mohamad Trilaksono)
pembayaran insentif. (foto ilustrasi: pixabay) (Pixabay/Mohamad Trilaksono)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menemukan ada pembayaran insentif yang dobel untuk tenaga kesehatan (nakes), Sabtu, 23 Oktober 2021.

Penemuan Kemenkes terkait pembayaran insentif yang dobel bagi nakes itu diungkap oleh Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Trisa Wahjuni Putri.

Sebelumnya telah dilakukan pengecekan oleh Kemenkes terkait pembayaran insentif ke nakes yang ternyata dobel.

Baca Juga: Aksi Satpol PP di Aceh Singkil Menyiksa Canon Trending di Twitter, Warganet Mengecam Tindakan Itu

Atas insiden tersebut, Kemenkes berharap para nakes yang telah menerima pembayaran insentif yang double untuk segera mengembalikannya.

"Kami ingin menyampaikan, pengembalian insentif hanya ditujukan untuk para nakes yang mendapatkan pembayaran double oleh Kemenkes, di bulan yang sama," kata Trisa Wahjuni Putri, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, minggu, 24 Oktober 2021.

Trisa menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) untuk pengembalian dana insentif tersebut.

Baca Juga: Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Ditambahkannya, pengembalian insentif hanya berlaku bagi fasyankes yang anggarannya dikelola pemerintah pusat.

Diakuinya bahwa insiden tersebut terjadi lantaran adanya dugaan kesalahan pada penarikan data di aplikasi.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X