Anggota DPR Ingatkan Pemerintah Maksimalkan Pemberdayaan IKM

Biro Muria
- Jumat, 6 November 2020 | 07:44 WIB
Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perindustrian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Kewirausahaan untuk IKM di Pati, Kamis (5/11). (suaramerdeka.com/Moch Noor Effendi)
Komisi VI DPR RI bersama Kementerian Perindustrian menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Kewirausahaan untuk IKM di Pati, Kamis (5/11). (suaramerdeka.com/Moch Noor Effendi)

PATI, suaramerdeka.com - Anggota Komisi VI DPR RI Marwan Jafar mengingatkan pemerintah untuk tidak sebatas fokus pada pertumbuhan investasi dalam memulihkan ekonomi nasional dalam masa pandemi Covid-19. Menurutnya, dorongan atas kemandirian industri secara nasional juga perlu dilakukan.

"Kemandirian industri dapat dimulai dari pemberdayaan industri kecil menengah (IKM). Jadi, butuh keberpihakan pemerintah terhadap IKM, bukan hanya mendatangkan investasi," ujarnya saat memberi sambutan secara virtual dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Kewirausahaan untuk IKM di Hotel Safin Pati, Kamis (5/11).

Program Bimtek kemitraan Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perindustrian kali ini digelar enam kali. Selain di Hotel Safin Pati, kegiatan serupa juga berlanjut di lima lokasi yang tersebar di Kabupaten Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan.

Marwan menjelaskan, setiap daerah, terutama Jawa Tengah memiliki potensi sumber daya alam dan industri yang dapat dikembangkan. Di Kabupaten Pati, misalnya, terdapat potensi perikanan dan pertandian, serta peternakan. Potensi pertanian dan peternakan juga banyak terdapat di Rembang, Blora, dan Grobogan.

Legislator asal PKB ini memberi perhatian terhadap pengembangan IKM lantaran gelombang PHK belakangan ini relatif besar. Karena itu, dia menekankan keselarasan program Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.

"Pemkab/pemkot juga harus men-support. IKM memiliki peluang besar menopang kebangkitan ekonomi nasional. Apalagi sekarang banyak industri besar yang kolap," katanya.

Mengenai Bimtek IKM, putra asli Pati ini meminta ada tindak lanjut dengan pemberian bantuan alat dan pendampingan. Selain itu, Kementerian Perindustrian yang didukung Pemerintah Daerah dapat membukakan akses kerja sama IKM dengan industri besar, terutama yang bernaung di bawah BUMN. Termasuk ada pelatihan khusus bagi pelaku IKM tentang kompetensi digitalisasi untuk mendukung bisnisnya.

Direktur IKM Kimia, Sandang, Kerajinan dan Industri Aneka Kementerian Perindustrian E Ratna Utariningrum mengemukakan, Bimtek IKM dan Kewirausahaan yang merupakan program kemitraan Komisi VI DPR RI dan pihaknya merupakan bukti kehadiran pemerintah ke IKM di tengah kondisi sulit. Harapannya, IKM dapat bangkit dan berupaya tetap produktif dalam menjalankan usahanya.

Editor: Biro Muria

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X