Jaga Standar Program Kartu Prakerja, Pemerintah Apresiasi Dukungan Akademisi

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 10:48 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Program Kartu Prakerja yang dimulai pada masa pandemi juga masuk dalam serangkaian inisiatif Pemerintah yang menopang masyarakat untuk tetap bertahan di masa pandemi, bahkan menekan laju angka pengangguran.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, Program Kartu Prakerja menjadikan jumlah pengangguran pada kelompok penerima program tersebut menurun dan terjadi peningkatan cukup besar di kelompok wirausaha, yaitu naik 13 persen, setelah menerima Program Kartu Prakerja.

Lembaga survei juga merilis data bahwa penerima program mengaku mengalami peningkatan kompetensi, keilmuan maupun keterampilan setelah mengikuti Program Kartu Prakerja.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa antusias masyarakat ini menggambarkan bahwa terjadi literasi digital Indonesia yang cukup baik.

Baca Juga: Ikuti Perkembangan Jaman, Vici Gunakan Bahasa Secara Bijak

Meskipun mengandung aspek bantuan sosial, program ini mensyaratkan partisipasi aktif pesertanya mulai dari mendaftarkan diri, mengikuti proses seleksi, mengikuti dan menyelesaikan pelatihan hingga akhirnya mendapatkan dana berupa bantuan sosial.

“Tepat dua tahun Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Kartu Prakerja merupakan salah satu yang lahir dan jadi bagian dalam penanganan pandemi serta hal ini juga menjadi buffer untuk mereka yang terkena PHK."

"Tingkat inflasi juga relatif terkendali dan harga pangan stabil,” jelas Airlangga dalam acara Rapat dan Press Briefing dengan Mitra Lembaga Penilai dan Pemantau Pelatihan Program Kartu Prakerja, di Jakarta pada Jumat, 22 Oktober 2021.

Pemerintah juga mengapresiasi dukungan dan keterlibatan akademisi dalam menjaga standar Kartu Prakerja.

Baca Juga: EMI Resmi Bergabung, PLN Kejar Target Dekarbonisasi 117 Juta Ton CO2 sampai dengan 2025

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X