Hari Santri Nasional, Publik Diajak Aktif Kawal Pembahasan Perda Dana Pesantren

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Sejumlah santri tengah mengikuti kegiatan di pondok pesantren (Foto Instagram Santriindonesia)
Sejumlah santri tengah mengikuti kegiatan di pondok pesantren (Foto Instagram Santriindonesia)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Memeringati Hari Santri Nasional (HSN) 2021, pengamat politik digital Bambang Arianto, mengajak publik untuk aktif mengawal penyusunan dan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) dana pesantren.

Menurut peneliti Institute for Digital Democracy (IDD) ini, dana pesantren akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang artinya merupakan dana publik.

"Hal itu telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren pada 2 September 2021 lalu. Artinya, tidak ada alasan lagi bagi Pemda untuk tidak mengalokasikan anggaran khusus bagi pesantren," kata Bambang.

Dengan begitu, saat ini diperlukan partisipasi publik dalam mengawal penyusunan dan pembahasan Perda tersebut agar bisa tepat sasaran.

Baca Juga: Meriahkan Hari Santri, UIN Walisongo Siap Hadirkan Wapres dan Gus Mus, Simak Tanggalnya!

Apalagi di era demokrasi digital seperti saat ini, partisipasi publik untuk mengawal dana publik mutlak diperlukan.

Selain itu, pesantren kedepan juga harus mempersiapkan diri untuk lebih siap mengelola dana bantuan dengan transparan dan akuntabel.

Oleh karena itu, dibutuhkan sosialisasi khusus sehingga penggunaan dan pelaporan dana pesantren dapat berjalan dengan baik.

"Di sini peran perguruan tinggi sangat diperlukan untuk bisa membimbing pondok pesantren dalam membuat laporan keuangan yang berstandar, mengingat saat ini sudah ada Standar Akuntansi Pesantren," kata Bambang.

Baca Juga: Hari Santri Nasional, Bupati Temanggung: Santri Jadi Pelopor Vaksinasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X