PMI Semarang Latih Relawan Sibat Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat

Maya
- Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:18 WIB
MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA : Seorang petugas memberikan contoh saat memberikan pertolongan pertama saat pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat di Markas PMI Kota Semarang, Kamis (29/10). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)
MEMBERIKAN PERTOLONGAN PERTAMA : Seorang petugas memberikan contoh saat memberikan pertolongan pertama saat pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat di Markas PMI Kota Semarang, Kamis (29/10). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang menyelenggarakan pelatihan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat. Puluhan orang dari unsur relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) mengikuti pelatihan yang digelar selama lima hari tersebut.

Kepala Markas PMI Kota Semarang, Mugiyanto mengatakan, pelatihan tersebut dilaksanakan dua lokasi, yakni Markas PMI Kota Semarang dan Politeknik Bina Trada Semarang (Polbitrada).

Baca Juga: PMI Siapkan Tim Berbasis Masyarakat

Baca Juga: Personel Siaga Bencana Telah Disiapkan

"Ada 60 peserta dari unsur Sibat PMI yang mengikuti pelatihan ini. Tujuannya membekali masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana berbasis masyarakat," katanya di Markas PMI Kota Semarang, Kamis (29/10).

Ia menjelaskan, ada sejumlah materi yang diberikan selama pelatihan, di antaranya tentang kepalangmerahan, pengorganisasian masyarakat, mitigasi, dan sejumlah materi lainnya. Menurut Mugiyanto, memaksimalkan
potensi masyarakat diperlukan dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana.

"Harapannya, bisa mengorganisasi masyarakat. Mereka dapat melakukan tindakan preventif, dan dapat melakukan treatment awal," terangnya.

Pertolongan Pertama

Endang Puji Astuti, salah satu fasilitator di pelatihan tersebut menerangkan tentang pertolongan pertama. Menurutnya, pertolongan pertama bertujuan untuk menyelamatkan jiwa.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

X