Percepatan Transformasi Digital Jadi Solusi Atasi Krisis Iklim dan Pemulihan Ekonomi

- Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:15 WIB
Percepatan Transformasi Digital Jadi Solusi Atasi Krisis Iklim dan Pemulihan Ekonomi. (istimewa)
Percepatan Transformasi Digital Jadi Solusi Atasi Krisis Iklim dan Pemulihan Ekonomi. (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Schneider Electric, perusahaan global dalam transformasi digital di pengelolaan energi dan otomasi, menyerukan agar percepatan transformasi digital dan elektrifikasi menjadi prioritas utama bagi para pemimpin dunia sebagai solusi tercepat dalam mengatasi krisis iklim dan pemulihan ekonomi pasca pandemi. Selain tetap konsisten dalam mengembangan sumber-sumber energi terbarukan. Pesan ini menjadi agenda utama dalam pagelaran Innovation Summit East Asia 2020 yang akan diselenggarakan pada Hari Rabu, 04 November 2020 secara virtual untuk Kawasan Asia Timur yang meliputi Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Taiwan dan Jepang.

Innovation Summit East Asia merupakan bagian dari Innovation Summit World Tour 2020, rangkaian acara virtual besar dari 8 Oktober hingga 26 November, yang menghubungkan para pemimpin, visioner, pakar, inovator, mitra, dan pelanggan secara global dalam menemukan solusi digital terbaru untuk membangun masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Innovation Summit, perhelatan tahunan unggulan Schneider ini kini memasuki tahun kelima. Acara tahun ini menjadi yang pertama dilakukan secara online dan interaktif - satu acara global diikuti dengan sepuluh acara regional.

Pada kesempatan ini para peserta dari seluruh dunia dapat mempelajari lebih lanjut mengenai peran penting elektrifikasi, digitalisasi, inovasi, manajemen energi, dan otomasi industri dalam transisi menuju dunia yang rendah karbon untuk membatasi kenaikan pemanasan global hingga 1,5 °C.

Jean-Pascal Tricoire, Chairman and CEO Schneider Electric, mendorong pelaku industri untuk mempercepat transformasi digital mereka agar lebih siap dalam menghadapi pergolakan yang disebabkan oleh krisis iklim dan pandemi global yang melanda dunia pada tahun 2020 ini. Seluruh dunia, hanya dalam beberapa bulan, hidup kita telah berubah - dan digitalisasi telah membantu kita beradaptasi dengan normal baru. Pengoperasian jarak jauh dapat menjaga kelangsungan bisnis, memperkuat ketahanan, menawarkan wawasan untuk mengantisipasi dan beradaptasi dengan lebih baik.

"Inovasi dan konektivitas digital telah mengubah cara kita bekerja dan hidup bersama, dan secara positif mengubah dampak aktivitas kita terhadap lingkungan, mendorong pemulihan ekonomi dan keberlanjutan untuk kita semua," ujarnya.

Xavier Denoly, Cluster President Schneider Electric Indonesia & Timor Leste dalam acara media “Innovation Summit East Asia 2020” menyampaikan Listrik adalah energi yang paling efisien dan vektor terbaik untuk dekarbonisasi, dan Digital menghadirkan peluang efisiensi baru yang luar biasa. Perpaduan keduanya akan menciptakan lingkungan yang lebih pintar dan ramah lingkungan.

"Kami menyebutkan Electricity 4.0 yang akan membawa kita ke dunia kelistrikan baru yang lebih efisien, berkelanjutan, dan tangguh. Sekarang saatnya kita lebih efisien dan tepat sasaran dalam tiap aktivitas yang kita lakukan termasuk kegiatan operasional," ujarnya.

Menurut Xavier, hal lainnya yang juga sangat penting adalah tidak dapat menyelesaikan krisis iklim tanpa mengubah bangunan. Bangunan adalah fondasi dekarbonisasi global. Saat ini, bangunan mengkonsumsi lebih dari 50% energi listrik, atau sepertiga dari konsumsi energi dunia dan menyumbang 40% emisi karbon global. Dengan perkiraan 90% waktu kita dihabiskan di dalam ruangan, bangunan masa depan juga harus berkelanjutan, sangat efisien, tangguh, dan berfokus pada sumber daya manusia.

Dalam rangkaian acara Innovation Summit East Asia 2020 mendatang, Schneider Electric akan memperkenalkan terobosan baru untuk pelanggan dan mitra, yang mencakup:
Rangkaian baru switchboard bertegangan rendah, PrismaSeT™ Active, dan breaker listrik generasi baru, ComPacT™, akan dirilis pada tahun 2021, memberikan wawasan penting terhadap risiko kebakaran listrik dan ketersediaan daya dalam sistem kelistrikan gedung.

Konektivitas cloud PrismaSeT Active memungkinkan pengguna untuk terus memantau distribusi daya dan mendapatkan informasi jika terjadi kehilangan daya yang berbahaya. Generasi baru ComPacT membawa solusi ketersediaan daya ke tingkat berikutnya dengan peningkatan ergonomis utama, dilengkapi aksesori plug-and-play modular yang terkoneksi untuk kemampuan pemantauan tingkat lanjut.

Green switchgear yang inovatif, SM AirSeT™, yang menggunakan kombinasi antara teknologi udara dan vakum, menggantikan SF6 - gas rumah kaca yang biasanya terdapat dalam peralatan listrik yang berfungsi untuk menyalakan jaringan dan instalasi listrik industri. Teknologi baru ini menawarkan solusi untuk mengurangi emisi karbon dalam jaringan energi. Dilengkapi dengan konektivitas IoT yang luas yang menyediakan data dan kemampuan analitik untuk pengelolaan dan pengoptimalan jaringan.

Kategori baru dalam otomasi, EcoStruxure™ Automation Expert, sistem otomasi industri berbasis perangkat lunak pertama di dunia yang menciptakan perubahan yang lebih baik di seluruh siklus operasional.

Innovation Summit tahun ini menampilkan diskusi strategi antara pimpinan tertinggi Schneider Electric dengan para pemimpin dari AECOM, perusahaan konsultan infrastruktur terkemuka; GlaxoSmithKline, perusahaan healthcare global; RIB Software, pelopor dalam industri konstruksi; dan AVEVA, pemimpin global dalam perangkat lunak engineering dan industri.

Selain itu juga akan ada diskusi panel interaktif dengan perwakilan dari: JPMorgan Chase & Co, perusahaan jasa keuangan; McDonalds, perusahaan makanan cepat saji; JLL, perusahaan real estate dan investasi; Acciona, perusahaan penyedia infrastruktur dan energi terbarukan; Enedis, operator jaringan listrik Prancis; Suez, penyedia jasa lingkungan; dan konsultan desain, teknik, dan arsitektur global Arup.

Schneider Electric juga akan menggelar sesi diskusi “Resiliency in Healthcare during Covid-19” bersama Siloam Hospitals Group yang akan membahas langkah-langkah Rumah Sakit untuk meningkatkan ketahanan pada masa pandemi; serta “Digitization & Smart Monitoring in F&B Sector” bersama Nutrifood Indonesia, perusahaan makanan dan minuman kesehatan yang akan berbagi strategi transformasi digitalnya.
Para peserta Innovation Summit akan dapat mengunjungi virtual Innovation Hub, di mana mereka dapat melihat inovasi-inovasi dari Schneider dan mitra teknologinya secara 3D dan terhubung langsung ke laboratorium, showroom dan pabrik pintar Schneider di seluruh dunia, untuk berbicara dengan para ahli dan melihat langsung demo yang akan ditampilkan.

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X