BBM Langka di Sejumlah Daerah, Pemerintah Jangan Anggap Masalah Sepele

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:36 WIB
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU (pertamina.com)
Ilustrasi pengisian BBM di SPBU (pertamina.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kelangkaan BBM jenis premium dan solar terjadi di beberapa daerah sepekan terakhir.

Kelangkaan BBM bukan hanya terjadi di Jawa dan Bali, bahkan sampai Sumatera dan daerah lainnya, meski tidak ada kebijakan pemerintah untuk menghapus BBM jenis premium di tahun 2021.

Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto minta pemerintah bertindak cepat dan tidak menganggap sepele masalah kelangkaan BBM ini.

"Masalah kelangkaan BBM ini harus dapat diselesaikan sebelum merambat ke wilayah lain dan menjalar menjadi krisis seperti yang terjadi di beberapa negara,” ujar Mulyanto, dalam pernyataan persnya.

Baca Juga: Masyarakat Gunungkidul Diajarkan Teknologi Monitoring Kualitas Air

Pemerintah, dalam hal ini BPH Migas, lanjut Mulyanto, harus meningkatkan pengawasan sebagai lembaga yang berwenang atas pengaturan dan pengawasan BBM.

Mulyanto menuturkan, BPH Migas harus bertanggungjawab sehingga jangan sampai kasus ini berlarut-larut sehingga membuat masyarakat panik.

"BPH Migas harus menjelaskan ke publik terkait jumlah cadangan BBM termasuk kuota BBM yang tersisa di bulan Oktober ini. Jadi, masyarakat tenang atas cadangan BBM nasional kita cukup,” tambah politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Ia memahami kekhawatiran masyarakat terhadap kelangkaan BBM ini lantaran beberapa negara seperti Inggris, China, India, termasuk Singapura sedang krisis energi.

Baca Juga: Apkasi Otonomi Expo 2021: Produk Potensial dari Berbagai Kabupaten Diperkenalkan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Takbir Panik Warga Menggema

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:28 WIB
X