Kominfo Ajak Warganet Gunakan Bahasa Positif di Dunia Digital

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 18:28 WIB
Kominfo menggelar diskusi “Berbahasa Positif dalam Konten Kreatif”, di Jakarta, Rabu, 20 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)
Kominfo menggelar diskusi “Berbahasa Positif dalam Konten Kreatif”, di Jakarta, Rabu, 20 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Media digital menjadi sebuah platform penting dalam penyebaran informasi publik.

Kualitas penggunaan kata-kata dan bahasa dalam konten-konten di media digital akan mendorong kualitas diseminasi informasi yang diberikan kepada masyarakat.

Pengemasan konten-konten di media digital tidak hanya harus kreatif tapi juga memuat padanan bahasa-bahasa yang tepat.

Begitu disampaikan oleh Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Usman Kansong.

“Bahasa merupakan komponen utama dalam keberhasilan komunikasi. Ketepatan berbahasa akan berpengaruh terhadap bagaimana informasi diterima oleh masyarakat,” ujar Usman dalam kegiatan “Berbahasa Positif dalam Konten Kreatif”, di Jakarta, Rabu, 20 Oktober 2021.

Baca Juga: Munculnya Kasus Covid-19 Baru Harus Diimbangi Testing dan Tracing

Bahasa Indonesia, lanjut Usman adalah kekuatan yang menyatukan kemajemukan bangsa Indonesia.

Perkembangan teknologi komunikasi membuat bahasa Indonesia pun mengalami dinamika yang mendorong perlunya perluasan terhadap informasi kebahasaan.

Maraknya penggunaan bahasa gaul, seperti bahasa gaul di radio yang disebarkan melalui media sosial apabila tidak diimbangi dengan edukasi yang tepat dapat menimbulkan pergeseran berbahasa di kalangan anak muda.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Ini Sejarah Letusannya

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:45 WIB
X