Akses Digital ke Desa Terus Disempurnakan, BUMDes Diberi Kesempatan Ambil Bagian

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:36 WIB
Teknologi Digital/Foto Istimewa
Teknologi Digital/Foto Istimewa

"PPKM dibuka, ini berpotensi akan mendorong masyarakat berbondong-bondong keluar. Hanya saja, nuansa outdoor kemungkinan lebih diminati. Ini jadi kesempatan desa-desa wisata yang mempunyai destinasi, mutiara-mutiara tersembunyinya, menjadi viral. Tapi itu diawali dengan jadwal tour virtual, bagian dari strategi dalam pemasarannya," katanya.

Untuk jaringan, Ari Soegeng Wahyuniarti menjelaskan bahwa pihaknya terus menggenjot kemantapannya.

Dari total 83.218 desa dan kelurahan, baru 85 persen atau 70.670 desa dan kelurahan yang sudah terjangkau layanan 4G.

Sisanya, sebanyak 12.548 desa dan kelurahan (15 persen) masih harus ditingkatkan kualitasnya.

Ini termasuk desa-desa yang termasuk sulit secara letak, karena terdepan, terluar, dan tertinggal yang masih terus dilakukan penanganan.

Di luar itu, katanya, pemerintah tengah satelit multifungsi, Satria (Satelit Republik Indonesia).

Kehadirannya akan mencakup 150 ribu lokasi layanan terutama untuk menunjang aktivitas pendidikan SD-SMP-SMA/MTs dan MA sebanyak 93.900 titik, 47.900 desa dan kelurahan, 3.700 puskesmas, dan kepentingan pertahanan dan keamanan.

"Satelit itu diproyeksikan mengorbit pada 2024. Kontruksinya dikerjakan antara 2020-2023," katanya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X