Minta Masuk ke Istana, Massa Buruh Negosiasi dengan Aparat

- Kamis, 22 Oktober 2020 | 18:55 WIB
Minta Masuk ke Istana, Massa Buruh Negosiasi dengan Aparat. (istimewa)
Minta Masuk ke Istana, Massa Buruh Negosiasi dengan Aparat. (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lantaran minta masuk ke Istana Merdeka, massa buruh melakukan negosiasi dengan aparat kepolisian.

Mereka adalah massa buruh dari Federasi Serikat Pekerja Logam Elektronik Mesin (FSP LEM), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) melakukan aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja di Patung Kuda, Jalan Medan Mereka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2020.

Massa yang berjumlah ratusan orang ini meminta aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat untuk membuka jalan, serta membiarkan mereka masuk ke Istana Merdeka.

"Kami minta, agar Kapolres Metro Jakarta Pusat mengawal kami untuk masuk ke Istana. Kami harus menyampaikan secara langsung aspirasi kami kepada Presiden," kata salah seorang orator di atas mobil komando.

Beberapa saat setelah itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Heru Novianto didampingi Kapolsek Metro Gambir Komisaris Polisi Kadek Budiarta pun menemui perwakilan dari massa aksi tersebut. Dalam pertemuan itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat bersama Kapolsek Metro Gambir mendengarkan aspirasi dari massa buruh.

"Ya, tadi kami bertemu dengan perwakilan dari massa buruh di sini dan mereka meminta untuk bertemu dengan pihak Istana. Untuk saat ini, kami lagi sambungkan ke Istana dan siapa yang akan ditemui, kami akan fasilitasi untuk bertemu di dalam," ujar Heru.

 

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X