Dukung Pengentasan Kemiskinan, Wapres Apresiasi Kontribusi PLN Hadirkan Listrik di Desa Terpencil

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Wapres Ma'ruf Amin berbincang melalui video kepada penerima bantuan listrik. (suaramerdeka.com / dok)
Wapres Ma'ruf Amin berbincang melalui video kepada penerima bantuan listrik. (suaramerdeka.com / dok)

Program Listrik Desa merupakan satu dari sekian program pengentasan kemiskinan ekstrem di daerah prioritas.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku juga memiliki beberapa program lain untuk mengoptimalkan program pengentasan kemiskinan ekstrem, yaitu program bantuan sosial (bansos) dan pemberdayaan masyarakat.

Program Listrik Desa di lima kabupaten prioritas di Provinsi Maluku, yakni Maluku Tenggara Barat, Maluku Tenggara, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur dan Maluku Barat Daya, dilakukan PLN dengan menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD).

Khusus untuk Kabupaten Maluku Tengah, program penyediaan listrik bagi masyarakat miskin ekstrem diberikan ke rumah tangga di wilayah tanpa listrik PLN (off grid), maupun wilayah tersedia listrik PLN (on grid).

Baca Juga: Dorong Ekonomi Kreatif, Kulon Progo Gelar Lomba Souvenir

General Manager (GM) PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) Adams Yogasara menuturkan, PLN sudah menyalurkan listrik ke 17 desa terluar, tertinggal dan terdepan (3T) yang berada di Kabupaten Maluku Tengah, dengan anggaran sebesar Rp 18,07 miliar.

“Desa yang telah dialiri listrik di 2021 mencapai 192 desa, dari 196 desa di Kabupaten Maluku Tengah. Semoga program Listrik Desa ini, mendorong tingkat kesejahteraan warga dan lebih produktif lagi,” katanya.

Salah satu penerima manfaat bantuan Program Penyambungan Listrik untuk Keluarga Kurang Mampu di Dusun Toisapu Desa Hutumuri Kota Ambon adalah Ilyas Pattiasina.

Warga yang sehari-hari berprofesi sebagai nelayan ini, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, Gubernur Maluku dan PT PLN (Persero), atas bantuan penyambungan listrik ke rumahnya.

“Terima kasih karena sudah menerima aspirasi kami, masyarakat kurang mampu di desa. Sehingga kami mendapatkan bantuan (penyambungan) listrik. Saya sangat senang, rumah kami jadi terang, anak-anak kami belajar dengan baik juga,” ujarnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X