Baru 30% Guru PAUD Kota Bogor yang Diikutkan Program BPJamsostek

- Selasa, 20 Oktober 2020 | 06:48 WIB
Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

BOGOR, suaramerdeka.com -  Kebanyakan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia tak memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Namun guru PAUD Kota Bogor saat ini telah mengikuti program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek). 

"Setelah dilindungi program BPJamsostek kami harapkan para guru PAUD di Kota Bogor bisa bekerja dengan lebih tenang dan nyaman," kata Kepala BPJamsostek Cabang Bogor Kota, Mias Muchtar, Senin, saat menyerahkan kartu kepesertaan Kepada Ketua Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Kota Bogor Sri Hermiasih S.Pd.

"Alhamdulillah. Meskipun baru 350 orang guru, dan itu baru 30% nya yang ikut. Semoga 70% itu akan menyusul menjadi peserta BPJamsostek dalam waktu dekat ini," kata Sri Hermiasih.

Baca Juga: Ajak Guru Honorer Ikut BP Jamsostek

Sri mengungkapkan guru PAUD ada yang tidak mempunyai gaji karena PAUD merupakan organisasi non profit dan bersifat sosial. "Tapi dari Pemda Kota Bogor kami mendapatkan insentif,"  kata Sri Hermiasih.

Ia berharap Pemda Kota Bogor dan Pemerintah Pusat lebih bisa peduli dengan Jaminan Perlindungan Sosial untuk guru-guru PAUD khususnya Kota Bogor dan umumnya untuk guru PAUD seluruh indonesia.

"Saya terus berusaha, jika saat ini guru PAUD baru 30% yang mengikuti program BPJamsostek, kami akan berusaha mendorong agar menjadi menjadi 100%," ucap Sri Hermiasih.

Baca Juga: BP Jamsostek Serahkan Puluhan APD Helm Keselamatan

Kepala BPJamsostek Cabang Bogor Kota Mias Muchtar menambahkan seyogyanya seluruh masyarakat, pekerja informal maupun formal, perlu dan wajib  mendapatkan perlindungan Jaminan Sosial. BPJamsostek telah menyiapkan program bagi pekerja penerima upah (karyawan) dan program pekerja bukan penerima upah (pekerja informal atau wirausahawan).

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X