Pelatihan dan Sertifikasi MSDM BNSP Online Banjir Peminat

Red
- Senin, 12 Oktober 2020 | 22:35 WIB
Pelatihan dan Sertifikasi MSDM BNSP Online Banjir Peminat. (suaramerdeka.com/dok)
Pelatihan dan Sertifikasi MSDM BNSP Online Banjir Peminat. (suaramerdeka.com/dok)

SURABAYA, suaramerdeka.com – Pandemi Covid-19 tak menghalangi semangat untuk meningkatkan kompetensi, khususnya pada praktisi  pengelola sumber daya manusia (SDM) di perusahaan atau lembaga. Salah satu yang kini dikejar adalah mendapatkan sertifikasi MSDM (Manajemen Sumber daya Manusia) yang dikeluarkan BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi).

Untuk mendapatkan sertifikat BNSP, mereka rela menghabiskan 5 hari liburnya, yaitu tiap hari Sabtu dan Minggu untuk mengikuti pelatihan sejak pagi hingga petang.

Itulah yang tercermin dari empat kegiatan pelatihan dan sertifikasi online MSDM yang digelar PT Magnet Solusi Integra yang bekerja sama dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi) MSDM Profesional. Dalam kegiatan pelatihan keempat yang berlangsung sejak pekan lalu hingga dua pekan lagi itu diikuti 33 peserta.

“Peserta yang ikut bukan hanya dari Surabaya, tetapi juga dari  Jabotabek, Semarang, Yogyakarta, Bali, Sumatera Utara, Banjar Baru,  dan NTB. Jenis perusahaannya pun beragam, mulai pengelola pelabuhan, perbankan, rumah sakit, pabrik gula, BUMD, dan migas,” kata Direktur Utama PT Magnet Solusi Integra (MSI) Novianingtyastuti, Senin (12/10).

Novi menambahkan, sebelum menggelar 4 pelatihan dan sertifikasi MSDM online, PT Magnet Solusi Integra dan LSP MSDM Profesinal sudah 5 (kali) menggelar kegiatan secara tatap muka. Namun sejak pandemi, pelatihan dan proses uji kompetensi dilakukan secara online.

Peluang itu terbuka lebar karena konsultan SDM dan bisnis PT Magnet Solusi Integra telah mengembangkan Learning Management System (LMS) yang merupakan platform belajar online sejak tahun 2019, sehingga itu, PT MSI Consulting langsung bisa menyesuaikan kebutuhan pasar.

“Gelombang pertama di bulan Juni peserta hanya 6 orang, namun sejak gelombang kedua peserta sudah meningkat di atas 30 orang. Rata-rata mendaftar setelah membaca website MSI. Artinya, pandemi mempercepat literasi digital di masyarakat,” kata alumnus Magister Management Universitas Bina Nusantara ini.

Selain dipergunakan untuk melakukan pelatihan bagi peserta yang sedang bersiap mengikuti uji kompetensi sertifikasi MSDM, lanjut Novi, i-learning LMS yang dikembangkan MSI Consulting kini telah dimanfaatkan berbagai jenis pelatihan lainnya.

Alumnus Fakultas Psikologi Universitas Airlangga ini menambahkan,  LMS  yang dikembangkan MSI memungkinkan peserta belajar via pembelajaran online secara utuh. Hal itu dimungkinkan karena platform itu  tak hanya menyimpan materi pembelajaran.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X