Unjuk Rasa Tolak UU Cipta Kerja, Polri Amankan 5.918 Orang

- Sabtu, 10 Oktober 2020 | 17:17 WIB
Istimewa
Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengamankan sebanyak 5.918 orang yang membuat kericuhan dari seluruh Polda jajaran saat aksi unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Kamis (8/10).

Baca Juga: Gelombang Demo Tolak Omnibus Law

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keteranganya, Sabtu (10/10) mengatakan diantara 5.918 orang yang ditangkap itu, sebanyak 240 orang dinaikan statusnya ke tahap penyidikan.

“Sementara 153 orang masih dalam proses pemeriksaan, 87 orang sudah dilakukan penahanan,” katanya.

Menurutnya penindakan perusuh demo tersebut sebagai upaya Polri menjaga wibawa negara sekaligus memelihara ketertiban dan keamanan masyarakat.

Polri pun mengimbau agar elemen masyarakat yang menolak UU Cipta Kerja agar menempuh jalur hukum melalui gugatan Judicial Riview ke Mahkmah Konstitusi (MK) ketimbang melakukan aksi turun ke yang beresiko tertular Covid-19.

 

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X