Catat! Obat Covid-19 ‘’Favipiravir’’ dan ‘’Remdesivir’’ Siap Dipasarkan

- Kamis, 8 Oktober 2020 | 11:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com -  Direktur Utama Holding BUMN Farmasi Honesti Basyir mengatakan kehadiran holding BUMN farmasi akan membantu pemerintah dalam mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 baik dari sisi pencegahan melalui penyediaan vaksin, penanganan melalui pengobatan dan pemberian multivitamin, maupun melalui penyediaan alat kesehatan.

Saat ini, dua anggota BUMN Holding Farmasi PT Kimia Farma dan PT Infofarma masing-masing siap memproduksi obat Covid-19. Kimia Farma sudah memproduksi obat Covid-19. Adapun PT Indofarma siap memasarkan obat anti-Covid-19, Remdesivir dengan nama dagang Desrem. Obat ini diproduksi Mylan Laboratories Limited, atas lisensi dari Gilead Sciences Inc, Foster City dan United States of America.

Selain Favipivar, PT Kimia Farma dan anak usahanya, PT Phapros berhasil memproduksi beberapa obat untuk penanganan Covid-19 antara lain Chloroquine, Hydroxychloroquine, Azithromycin, Favipiravir, Dexamethasone dan Methylprednisolon.

‘’Kimia Farma juga memproduksi beberapa multivitamin penambah daya tahan tubuh seperti vitamin C (tablet dan injeksi), Becefort, Fituno dan Geriavita sebagai tambahan produk untuk menjaga daya tahan tubuh, ‘’ kata Verdi Budidarmo Direktur Utama PT Kimia Farma, di Jakarta, Senin (4/10).

Verdi Budidarmo menambahkan untuk jenis obat Favipiravir untuk terapi Covid–19 sudah diproduksi Kimia Farma, dan merupakan produk pertama di Indonesia yang dikembangkan BUMN. Obat ini telah mendapatkan Nomor Izin Edar (NIE) dari BPOM dan akan didistribusikan ke seluruh layanan kesehatan sesuai dengan regulasi pemerintah.

Baca juga: Hati-hati! 2.645 Pelapak Ilegal Jual Obat Covid-19

Selain obat-obatan dan multivitamin, PT Kimia Farma melalui jaringan ritelnya mendistribusikan alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer serta melakukan layanan pemeriksaan yaitu rapid test hasil produksi Kimia Farma dan PCR Test di seluruh jaringan layanan kesehatan Kimia Farma di Indonesia.

Sementara itu, anggota Holding BUMN PT Indofarma beserta seluruh grup usahanya memproduksi berbagai jenis produk antara lain Oseltamivir 75gr Caps (antiviral unggulan) yang menjadi rujukan protokol pengobatan Covid-19 di berbagai rumah sakit.

Oseltamivir 75 gr Caps merupakan produk dengan sertifikat Tingkat Kandungan Dalam Negeri senilai 40,06 persen ini diproduksi Indofarma dengan kapasitas produksi sebesar 4,9 juta kapsul per bulan, sehingga diharapkan dapat mampu mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Ini Sejarah Letusannya

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:45 WIB

Gunung Semeru Meletus, Takbir Panik Warga Menggema

Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:28 WIB
X