Kasus Polisi Banting Mahasiswa Demo, Netizen: Tidak Cukup Hanya Berakhir Minta Maaf

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:12 WIB
Viral di Twitter polisi membanting seorang mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang. Suaramerdeka.com /Tangkap layar Twitter.com @AksiLangsung
Viral di Twitter polisi membanting seorang mahasiswa yang berdemonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang. Suaramerdeka.com /Tangkap layar Twitter.com @AksiLangsung

TANGERANG, suaramerdeka.com -Mahasiswa bernama M Fariz Amrullah (20), dibanting seorang oknum polisi berinisial NP berpangkat Brigadir saat demo di depan Gedung Bupati Tangerang, Tigaraksa, Rabu, 13 Oktober 2021.

Beberapa mahasiswa pun ditangkap polisi, bahkan tak sedikit yang mendapat kekerasan.

Seorang polisi berseragam hitam terekam membanting seorang mahasiswa hingga kejang-kejang.

Video itu pun viral di media sosial dan mendapatkan berbagi respon sehingga memicu sejumlah respon dari publik.

Baca Juga: Terus Dijodohkan dengan Ariel Noah, Simak Fakta-fakta Menarik Dina Lorenza

Akibatnya sang oknum pun akan mendapatkan sanksi tegas, dan sedang dalam pemeriksaan oleh Divisi Propam Polri dan Bidpropam Polda Banten.

Meski NP sudah minta maaf, netizen merasa permintaan maaf saja tak cukup untuk menebus aksi kekerasan tersebut.

"Emang dngan meminta maaf urusan jadi selesai?? Tidak semudah itu..urusan hukum harus di selesaikan dengan hukum juga," ucap akun Twitter @AndiMulyanaNas2.

"Tiap ada kasus si pelaku disebut sebagai oknum. Sekotor itu kah cara menjaga citra sebuah instansi? Padahal lebih bijak dan gentle mengakui itu anggota "kami" dan "kami" meminta maaf atas kejadian ini dan akan menindak lanjuti anggota "kami" atas kejadian ini, " kata @ arlstikel18 di Twitter.

Baca Juga: Unwahas Jadi Koordinator Proyek MAGIS DIY, Muaranya untuk Pemetaan Madrasah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munas Alim Ulama, PPP Jajaki Dukungan Capres

Senin, 18 Oktober 2021 | 17:10 WIB

Saatnya, Kawasan Selatan Jabar Jadi Sasaran Menawan

Senin, 18 Oktober 2021 | 15:32 WIB
X