Catat Ya! Prof Wiku : Tidak Ada Orang Kebal Virus Covid-19

- Kamis, 1 Oktober 2020 | 10:12 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Survei BPS beberapa waktu lalu menyebut data 17 persen warga meremehkan lantaran yakin tidak akan tertular virus Covid-19. Merespons persepsi itu, Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menyayangkan jika masih ada sebagian masyarakat memiliki persepsi keliru tersebut.

Saat ini tidak orang di mana pun kebal terhadap Covid-19.  Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus 2 (SARS-CoV-2) ini  tidak mengenal strata sosial, ataupun jabatan seseorang.  "Jangan sekali-kali kita berpikir karena rajin berolah raga atau berdiam diri di rumah, kita bisa kebal. Karena tertular itu bisa mudah terjadi dari siapa pun yang kita temui," kata Wiku.

Untuk itu pemerintah, katanya, mengedepankan perilaku 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Untuk masyarakat yang sudah paham agar mendorong orang lainnya yang belum sadar sepenuhnya penularan virus Covid-19. Tingkat kesadaran masyarakat yang tinggi bisa menjadi kekuatan besar untuk melawan virus Covid-19.

Begitu juga antar negara melakukan hal yang sama untuk melindungi secara lokal, nasional dan global. "Sampai sekarang kampanye 3M ini dibantu rekan-rekan sukarelawan dari banyak tempat. Kami juga berkerja keras agar sukarelawan bisa berkampanye menggunakan pendekatan sosial budaya sesuai keadaan masing-masing wilayah," kata Wiku.

Wiku meminta masyarakat memiliki tanggung jawab tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Perlu ditegaskan untuk menekan angka kematian pasien Covid-19, dimulai dari menekan angka penularan.  "Semakin kita menghindari penularan terhadap kelompok rentan yaitu usia lanjut dan penderita komorbid, maka potensi menurunkan angka kematian sangat besar," jelas Wiku.

Pada bagian lain, sembari terus menegakan protokol kesehatan, Wiku Adisasmito meminta masyarakat bersabar menunggu  pemerintah mematangkan rencana vaksinasi untuk masyarakat. Ia memastikan pemerintah akan menyampaikan kepada masyarakat sebelum pelaksanaannya.

"Nanti setelah rencana matang dan jelas, akan kami sampaikan kepada masyarakat rencana vaksinasi itu lebih detail. Dan tentunya itu disesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang ada untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia," jelas Wiku.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X