Ganjar Minta Flyover Ganefo Mranggen Dikerjakan Secara Padat Karya

Maya
- Selasa, 29 September 2020 | 14:30 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pembangunan flyover Ganefo Mranggen Demak akan dimulai tahun ini. Proyek flyover diharapkan akan mengatasi kemacetan yang terjadi di sekitar perlintasan Kereta Api Ganefo yang terjadi hampir setiap saat.

Proyek yang akan dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya Persero bekerja sama dengan PT Heroni Karya Semesta tersebut senilai Rp 109 miliar.

Ganjar mewanti-wangi pemenang lelang untuk mengerjakan proyek dengan baik. Proyek harus selesai tepat waktu dengan kualitas yang dijaga.

"Integritasnya harus dijaga. Jangan dikorup. Kami akan mengawasi ini," kata Ganjar usai penandatanganan proyek di Kantor Pemprov Jateng, Semarang, Selasa (29/9).

Ia juga meminta masyarakat dilibatkan dalam pengerjaan proyek dengan sistem padat karya. "Saya titipkan, seoptimal mungkin mengajak masyarakat sehingga bisa bekerja padat karya," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Diminta Segera Eksekusi Program Padat Karya

Ganjar juga meminta pelaksana proyek mempertimbangkan cuaca yang sudah memasuki musim penghujan. Selain itu, traffic manajemen diminta diperhitungkan sedetil mungkin, agar pembangunan proyek tidak menimbulkan kemacetan yang lebih parah.

"Soal cuaca dan antisipasi kemacetan ini, harus dipertimbangkan mulai sekarang. Tentu kami akan membantu melakukan pengawasan, agar pekerjaan berjalan lancar dan lalulintas tidak terlalu terganggu," pungkasnya.

Bupati Demak M Natsir mengatakan, flyover Ganefo akan membantu memperlancar arus ekonomi Demak. Sebab selama ini, kemacetan yang sering ditimbulkan selalu menjadi persoalan bagi warga Mranggen maupun Grobogan yang bepergian menuju Semarang atau sebaliknya.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

X