Dokter Sarankan Korban Pelecehan Seksual Anak di Luwu Timur untuk Periksa ke Ahli Kandungan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Ilustrasikorban pelecehan seksual. (Youth Proactive.)
Ilustrasikorban pelecehan seksual. (Youth Proactive.)

LUWU TIMUR, suaramerdeka.com - Polri akhirnya membuka penyelidikan kasus pelecehan seksual anak di Luwu Timur.

Sebelumnya, penyelidikan kasus pelecehan seksual anak di Luwu Timur ini sempat terhenti.

Alasannya, dalam kasus pelecehan seksual anak di Luwu Timur itu, polisi tidak menemukan bukti.

Baca Juga: Soal Tudingan Lahirkan Kader Bebek, Dede Sebut Ambisi Politik Tak Selalu Tercermin dari Kata-kata

Namun dokter yang bergabung dalam tim penyelidikan kasus pelecehan seksual anak di Luwu Timur ini telah menemukan peradangan pada alat kelamin korban.

Sehingga korban didampingi ibunya, disarankan dokter untuk memeriksakan ke ahli kandungan.

"Untuk mengetahui ada tidaknya tindak pidana perbuatan cabul seperti yang terdapat di dalam surat aduan Saudara RS dan juga menindaklanjuti saran dr Imelda, tim supervisi meminta para korban melakukan pemeriksaan di dokter spesialis kandungan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Rusdi Hartono, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Fadli Zon vs Kepala BNPT, Terkait Usulan Pembubaran Densus 88

Pemeriksaan dilakukan di RS Vale Sorowako didampingi ibu korban dan pengacara.

Sayangnya, pemeriksaan yang telah dijadwalkan itu gagal.

Karena korban masih trauma akan kejadian yang menimpanya tahun 2019 silam.

Artikel ini telah dimuat di pikiran-rakyat.com dengan judul: Kasusnya Sempat Ditutup, Polisi Temukan Peradangan di Alat Kelamin Korban Pemerkosaan Anak Luwu Timur

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

7 Fakta Meninggalnya Ameer Azzikra, Adik Alvin Faiz

Senin, 29 November 2021 | 18:55 WIB
X