Fadli Zon vs Kepala BNPT, Terkait Usulan Pembubaran Densus 88

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:08 WIB
Ilustrasi densus 88 (foto: nawacita)
Ilustrasi densus 88 (foto: nawacita)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Baru-baru ini politikus Fardli Zon mengusulkan agar Densus 88 dibubarkan.

Alasan Fadli Zon mengusulkan pembubaran Densus 88, karena dianggap menyebarkan narasi kebencian terhadap Islam.

Usulan Fadli Zon terkait pembubaran Densus 88 mendapat sorotan dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafli Amar.

Baca Juga: Komisi V DPR Menilai Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Menunda

Boy Rafli Amar mengatakan, Densus 88  Antiteror Polri dibutuhkan dalam penegakan hukum terorisme di wilayah Indonesia.

"Ya tentunya dalam sistem penanggulangannya untuk terorisme penegakan hukumnya dilakukan oleh Densus 88. Jadi, tetap dibutuhkan dalam konteks penegakan hukum terorisme. Kalau dibubarkan yang melaksanakan penegakan hukumnya siapa?," kata Boy Rafli Amar, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, rabu, 13 Oktober 2021.

Densus 88 Antiteror, lanjutnya, merupakan penegak hukum atau penyidik kejahatan terorisme.

Baca Juga: Mayoritas Warga Bali Sudah Dapat Vaksin Dosis 1 dan 2, Gubernur: Sudah Cukup Tinggi

Oleh karena itu, dalam praktiknya keberadaan Densus 88, Polri tetap dibutuhkan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X