Komisi V DPR Menilai Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Menunda

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 10:40 WIB
Proyek kereta cepat Jakarta Bandung. (foto: pikiran rakyat)
Proyek kereta cepat Jakarta Bandung. (foto: pikiran rakyat)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Anggota Komisi V DPR, Toriq Hidayat menilai proyek kereta cepat Jakarta Bandung bukan prioritas.

Oleh sebab itu Toriq meminta pemerintah menunda proyek kereta cepat Jakarta Bandung.

Serta sebaiknya mengutamakan proyek lain yang lebih penting daripada proyek kereta cepat Jakarta Bandung.

Baca Juga: Mayoritas Warga Bali Sudah Dapat Vaksin Dosis 1 dan 2, Gubernur: Sudah Cukup Tinggi

Selain itu Toriq tidak ingin proyek kereta cepat Jakarta Bandung ini jadi sumber masalah yang berdampak aset PT KA terbengkalai.

"Saya tidak ingin proyek kereta cepat ini malah menjadi sumber masalah yang bisa membuat aset milik PT KAI berpotensi tergadaikan," kata Toriq, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, rabu, 13 Oktober 2021.

Toriq menyampaikan hal itu, karena Presiden Jokowi telah menunjuk PT KAI sebagai pemimpin konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) proyek kereta cepat Jakarta Bandung.

Baca Juga: Amnesti untuk Saiful Mahdi, Presiden Joko Widodo Sudah Tandatangani Keppres

Penunjukkan PT KAI sebagai pemimpin konsorsium BUMN proyek kereta cepat Jakarta Bandung, menurut Toriq, berakibat terbengkalainya aset PT KAI.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X