Pro dan Kontra Densus 88, Ini Kata Mantan Napiter

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:46 WIB
Densus 88. (Foto: Detik)
Densus 88. (Foto: Detik)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Mantan Napi Terorisme (Napiter) Haris Amir Falah angkat bicara terkait adanya pro dan kontra pembubaran Datasemen Khusus 88 (Densus 88).

Haris menilai keberadaan Densus 88 masih diperlukan dan keberadaan Densus 88 penting guna menangkal pencegahan terorisme.

"Saya melihat keberadaan Densus 88 perlu dipertahankan ada. Pernyataan politikus itu jangan disamakan dengan pernyataan anak jalanan. Densus dengan payung hukum. Kritik itu harus bijak dan jangan membuat angin segar bagi terorisme,” kata Haris dalam Diskusi Trijaya Hot Topic Petang yang disiarkan Selasa, 12 Oktober 2021.

Haris pun menanggapi pernyataan Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Fadli Zon yang menyebut bahwa Datasemen Khusus 88 atau Densus 88 Antiteror Polri sebaiknya dibubarkan.

Baca Juga: Shalat Witir, Ibadah Sunnah dengan 7 Keutamaan Luar Biasa, Apa Saja?

Pernyataan ini disampaikan Fadli lewat sebuah cuitan di akun Twitter pribadi @fadlizon.

Ia pun menilai keberadaan Densus 88 efektif dalam menangkal terorisme.

Terbukti, terangnya, 80 napiter tobat dan kembali ke jalan yang benar.

Kembali ke pangkuan Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) dan mereka ingin mengamalkan Islam Rohmatan lil A’lamin.

Baca Juga: ICOMAC, Ajang UNNES Rayakan Hari Musik Dunia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X