LAN Menarik Salah Satu Anggota Pansel Lelang Terbuka Sekjen DPD RI

- Sabtu, 26 September 2020 | 21:55 WIB
LAN Menarik Salah Satu Anggota Pansel Lelang Terbuka Sekjen DPD RI. (istimewa)
LAN Menarik Salah Satu Anggota Pansel Lelang Terbuka Sekjen DPD RI. (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Lembaga Adminsitrasi Negara (LAN) telah mencabut surat tugas dan menarik keanggotaan Prof Nurliah Nurdin sebagai salah satu anggota Panitia Seleksi (Pansel) dalam Lelang terbuka Sekjen DPD RI tersebut. Ini menunjukkan kekeliruan proses dan mekanisme lelang jabatan Sekjen Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) semakin terbuka.

Surat pencabutan tugas dan penarikan Prof Nurliah tertanggal 24 September 2020 tersebut ditandatangani Sekretaris Utama LAN, Reni Suzana dan ditembuskan kepada Ketua LAN, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN), dan kepada Prof Nurliah Nurdin.

Anggota DPD RI, Intsiawati Ayus mengatakan, hal itu membuktikan adanya kekeliruan dalam proses dan mekanisme lelang jabatan Sekjen DPD RI, yang telah selesai 18 September lalu.

“Kita bisa membaca pertimbangan surat LAN yang menyebutkan bahwa setelah mempertimbangkan peraturan perundangan yang berlaku, artinya apa? Yang terjadi dalam proses dan mekanis lelang tidak sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundangan, khususnya UU MD3 dan TataTertib (Tatib) DPD,” jelasnya, Sabtu (26/9).

Dia sangat mengapresiasi adanya surat tersebut, namun menurutnya, seharusnya LAN juga memberikan pernyataan bahwa lelang jabatan tersebut harus sesuai UU dan Tatib DPD.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa dalam kaitan lelang jabatan Sekjen ini, harus kembali pada mekanisme perundangan yang berlaku yakni UU MD3 dan Tatib DPD RI. “Itu Sikap saya dan semua pihak mesti mengacu ke sana,” katanya.

Ayus juga memberi koreksi bahwa dalam Tatib DPD RI tidak dikenal isilah Pansel, melainkan Tim Seleksi atau Timsel. Jadi, ini juga persoalan yang harus diluruskan.

Sementara Wakil Ketua DPD Nono Sampono yang juga punya sikap tegas dalam soal lelang jabatan Sekjen DPD RI ini kembali mengulang pernyataannya bahwa semua pihak harus menunggu jawaban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Saya beberapa hari lalu telah mengirim surat pada Presiden Jokowi soal kisruh lelang jabatan Sekjen DPD RI ini. Saya juga telah meminta secara resmi dalam rapat pimpinan DPD RI untuk menghentikan proses lelang ini hingga semuanya sesuai dengan mekanisme UU MD3 dan Tatib DPDRI,” ujar Nono, Sabtu (26/9).

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Sumpah Pemuda, Makna Angka 28 Menurut Feng Shui

Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:03 WIB

Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:23 WIB
X